ACT salurkan paket pangan untuk pramuwisata di Bukittinggi

id ACT berbagi,act bukittinggi,pramuwisata,pandemi covid-19,operasi pangan gratis

ACT salurkan paket pangan untuk pramuwisata di Bukittinggi

Bantuan paket pangan gratis untuk pemandu wisata di Bukittinggi. (ANTARA/HO-ACT Bukittinggi)

Bukittinggi (ANTARA) - Lembaga bidang kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyalurkan bantuan berupa paket pangan gratis bagi pramuwisata yang terdampak wabah virus corona jenis baru di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.

Staf Program ACT Bukittinggi Fadhila Syukra di Bukittinggi, Selasa, mengatakan paket pangan gratis berupa beras, telur ayam, minyak goreng, gula dan teh diberikan untuk 20 orang pemandu wisata di Bukittinggi.

Bukittinggi sebagai kota wisata, biasanya ramai dikunjungi wisatawan dari dalam maupun luar negeri dan para pemandu wisata merupakan ujung tombak pariwisata yang memandu para turis saat berkunjung ke kota Jam Gadang.

Namun sejak 20 Maret 2020, pemerintah daerah setempat memutuskan menutup sementara semua objek wisata sebagai langkah mencegah penyebaran virus corona jenis baru yang tengah mewabah.

Kondisi itu, berdampak kepada para pemandu wisata karena sudah hampir dua bulan tidak ada lagi wisatawan dalam dan luar negeri yang datang berkunjung.

"Pariwisata sebagai tempat mereka mencari nafkah sekarang sedang sepi. Kondisi ini perlu menjadi perhatian bersama untuk membantu pramuwisata yang terdampak kondisi wabah," ujarnya.

Berkat donasi dari masyarakat paket pangan gratis dapat tersedia dan diserahkan untuk para pramuwisata tersebut. Selain paket pangan gratis, ACT juga menjalankan program lain yakni Operasi Makan Gratis, Operasi Beras Gratis dan Zakat Care Line.

"Dalam kondisi wabah saat ini dan sedang bulan Ramadhan, kami ajak warga untuk ikut berdonasi membantu warga yang terdampak dan menyalurkan zakat melalui ACT," katanya.

Donasi dapat disalurkan melalui rekening BNI Syariah 88 0000 6367, Bank Nagari Syariah 7201 0220 04304 2 atau Bank Mandiri Syariah 88 0909 2012 atas nama Aksi Cepat tanggap.

Salah satu anggota Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Sumbar Jefri menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan kepada para pemandu wisata.

Sebelumnya pihaknya sudah pernah mengajukan bantuan namun belum ada yang menyediakan bantuan bagi mereka.

"Syukurlah ada ACT yang melirik kami sebagai penerima manfaat. Aktivitas kami kini jauh berbeda dari kondisi sebelum wabah. Bantuan dari para dermawan ini meringankan kondisi kami," katanya.
Pewarta :
Editor: Mario Sofia Nasution
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar