Hasil tes keluar, warga Nan Kodok yang dimakamkan dengan protap COVID-19 dinyatakan negatif

id pandemi covid-19,payakumbuh,riza falepi

Hasil tes keluar, warga Nan Kodok yang dimakamkan dengan protap COVID-19 dinyatakan negatif

Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi. (ANTARA/Akmal Saputra)

Akmal Saputra (ANTARA) - Seorang warga Kota Payakumbuh, Sumatera Barat yang dimakamkan dengan protap COVID-19 pada Minggu (19/4) dinyatakan negatif terinfeksi virus corona jenis baru tersebut setelah hasil tes swab yang dilakukan di Laboratorium Universitas Andalas keluar.

"Ya, hasil tes lab sudah keluar, artinya dua warga kita di Nan Kodok yang meninggal nyonya N warga Nan Kodok, Kelurahan Tigo Koto Dibaruah dinyatakan negatif terjangkit dua-duanya," kata Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi di Payakumbuh, Rabu.

Sedangkan untuk hasil tes lab warga Kelurahan Napar berinisial D yang juga dimakamkan dengan protap COVID-19 pada Selasa (21/4) masih menunggu hasil lab.

"Sampai saat ini sudah ada tiga warga dimakamkan dengan protap COVID-19, dua yang telah keluar dan hasilnya negatif," ujarnya.

Meski begitu, Riza meminta kepada masyarakat agar jangan menyebarkan informasi yang tidak jelas kebenarannya, karena hal itu akan memicu kepanikan di masyarakat.

"Saya minta jangan asal sebar informasi tentang COVID-19 ini, apalagi sampai menyebarkan informasi ada warga positif tanpa sumber dari yang berhak mengumumkan," sebutnya.

Apalagi, katanya akan diterapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Payakumbuh, artinya masyarakat diminta untuk lebih banyak di rumah, tidak banyak beraktivitas di luar kalau tidak perlu.

"Kita pemkot dan aparat TNI-Polri akan memantau aktivitas warga kami dua minggu ke depan, kami berharap masyarakat bisa kooperatif, termasuk aktifitas-aktifitas keramaian jangan digelar," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Bakhrizal mengatakan sembari menunggu hasil tes lab yang lain, masyarakat diminta agar tetap waspada untuk tetap berdiam diri di rumah dan menerapkan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Jangan lalai dengan imbauan pemerintah, ini untuk keselamatan kita bersama, tetap waspada dan proteksi diri," ujarnya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar