Warga Pesisir Selatan terinfeksi COVID-19 bertambah dua, mereka petugas medis

id Positif COVID-19,Puskesmas Koto XI Tarusan,warga pesisir selatan positif covid-19,virus corona,pandemi covid-19

Warga Pesisir Selatan terinfeksi COVID-19 bertambah dua, mereka petugas medis

Ilustrasi - Corona virus (ANTARA/Shutterstock)

​​​​​​​Painan (ANTARA) - Pasien positif terinfeksi virus Corona jenis baru atau COVID-19 di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat menjadi enam orang atau bertambah dua orang terhitung per hari ini.

"Ada penambahan dua pasien COVID-19, keduanya berjenis kelamin perempuan," kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pesisir Selatan, Rinaldi di Painan, Jumat.

Ia menyebut keduanya diketahui terinfeksi setelah hasil pemeriksaan swab keluar di Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) Padang.

"Mereka merupakan pegawai Puskesmas Koto XI Tarusan yang terhitung sejak kemarin Kamis (16/5) menjalani karantina di rusunawa Painan Selatan," imbuhnya.

Baca juga: Satu siswa calon perwira asal Sumbar sembuh dari COVID-19

Ia menyebut dari total pasien yang dinyatakan positif COVID-19, dua diantaranya sembuh dan sisanya menjalani perawatan di RSUD M Zein Painan dan RSUP M Jamil Padang.

Sementara terkait pasien dalam pengawasan (PDP) di daerah setempat per hari ini juga bertambah yakni menjadi empat orang.

"Hari ini PDP menjadi empat orang, padahal kemarin tiga orang dan Rabu (15/5) hanya tercatat dua orang," ungkapnya.

Baca juga: Pernah kontak dengan pasien positif COVID-19, seluruh pegawai Puskesmas Tarusan dikarantina

Satu PDP menjalani perawatan di RSUP M Jamil Padang dan tiga sisanya di RSUD M Zein Painan.

Per hari ini Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pesisir Selatan mencatat jumlah pelaku perjalan dari daerah terjangkit COVID-19 yang masuk ke daerah setempat berjumlah 2.577 orang.

Sementara pelaku perjalan yang telah selesai menjalani masa pemantauan berjumlah 2.292 orang atau bertambah 290 orang dari sebelumnya sebanyak 2002 orang.

Baca juga: Masyarakat diminta tak resah, almarhum Harmen Jam negatif terinfeksi COVID-19
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar