10 juta batang rokok ilegal asal Thailand diamankan Bea Cukai

id rokok ilegal,bea cukai,kepri

10 juta batang rokok ilegal asal Thailand diamankan Bea Cukai

Bea Cukai menunjukkan hasil tangkapan 10 juta batang rokok ilegal asal Thailand. (Foto/Humas DJBC Kepri.)

Pada saat ditemukan oleh petugas, kapal ini sudah tidak bergerak dan dalam kondisi lambung kapal tersebut miring ke kiri,
Tanjungpinang (ANTARA) - Kantor Wilayah DJBC Aceh dan DJBC Khusus Kepulauan Riau (Kepri) melakukan penindakan terhadap KM. Milenium yang memuat barang kena cukai hasil tembakau berupa 10 juta batang rokok ilegal merek Luffman yang berasal dari Thailand.

Penindakan ini disampaikan Kepala Kantor Wilayah Khusus DJBC Kepri Agus Yulianto melalui Bagian Humas dalam siaran pers yang diterima ANTARA, Selasa.

Bagian Humas DJBC Kepri, Awaluddin menyampaikan kronologi penangkapan. Pada hari Minggu (12/4), DJBC Kepri mendapat informasi dari DJBC Aceh tentang adanya kapal kayu bermuatan barang ilegal.

Kemudian, pada pukul 17.30 WIB, Bea Cukai Kepri menjumpai kapal kayu dengan ciri ciri yang sama dengan informasi yang diberikan oleh Bea Cukai Aceh. Kapal tersebut berada di perairan Peureulak, Aceh Timur.

”Pada saat ditemukan oleh petugas, kapal ini sudah tidak bergerak dan dalam kondisi lambung kapal tersebut miring ke kiri. Pada saat dilakukan pemeriksaan tidak ditemukan seorang pun di atas kapal maupun di area sekitar perairan tersebut," ungkapnya.

Lebih lanjut, dia menyebutkan barang bukti berupa 10 juta batang rokok merek Luffman dan satu unit sarana pengangkut KM. Milenium dengan tonase GT 25 tersebut dibawa menuju Kantor Wilayah DJBC Aceh atau KPPBC Langsa.

"Kemudian akan dilakukan pemeriksaan, penelitian dan pendalaman serta proses lebih lanjut," ungkapnya.

Dia katakan, nilai barang tersebut diperkirakan mencapai Rp10,3 miliar. Dengan potensi kerugian Negara sekitar Rp11,3 miliar.

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar