Ratusan paket ikan budu dikirimkan untuk perantau dari Padang Pariaman (Video)

id Padang Pariaman, budu, perantau, padang, berita padang

Ratusan paket ikan budu dikirimkan untuk perantau dari Padang Pariaman (Video)

Pelaku usaha Ikan Budu Tenggiri Fiola, Indrawati (kiri) menunjukkan ikan budu kepada Ketua Yayasan Arisal Aziz Dedi Salim (tengah) yang akan dikemas untuk perantau, di Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar. (ANTARA/Aadiaat M.S.)

Parit Malintang (ANTARA) - Yayasan Arisal Aziz atau Al-Aziz mengirimkan 265 paket ikan budu tenggiri dari Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat kepada perantau di Jakarta yang tidak bisa keluar rumah karena diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Program ini merupakan ide dari pembina yayasan yaitu Arisal Aziz untuk membantu perantau," kata Ketua Yayasan Arisal Aziz Dedi Salim di Kecamatan Sungai Limau, Minggu

Ia mengatakan pengiriman paket ikan tersebut karena pihaknya menilai perantau tidak leluasa keluar rumah untuk membeli lauk pauk apalagi semenjak diterapkannya PSBB.

Dengan pengiriman tersebut, lanjutnya maka perantau dapat memasak ikan budu tersebut di rumahnya masing-masing tanpa perlu ke luar rumah.

Selain untuk membantu perantau dalam memenuhi kebutuhan terhadap lauk, kata dia pengiriman tersebut juga sebagai pengobat rindu terhadap kampung halaman.

"Jadi selain perantau tidak bisa ke luar rumah mereka juga diminta tidak pulang kampung, maka melalui lauk yang dikirimkan ini kami harapkan bisa menunda keinginan perantau untuk pulang kampung," ujarnya.

Selain dapat membantu perantau, lanjutnya program tersebut juga dapat membantu pelaku usaha ikan budu di Kabupaten Padang Pariaman yang mengalami penurunan omzet semenjak pandemi COVID-19.

Sementara itu, pemilik usaha Ikan Budu Tenggiri Fiola, Indrawati (48) mengatakan semenjak menyebarnya COVID-19 usaha yang dijalaninya mengalami penurunan omzet sekitar 50 persen dari biasanya.

"Biasanya omzet per bulan bisa mencapai Rp5 juta karena dipesan untuk pesta pernikahan dan kegiatan lainnya namun sekarang setengah dari itu saja susah," katanya.

Ia mengatakan pembelian dari yayasan untuk perantau dapat membantunya meningkatkan omzetnya kembali dan berharap hal ini dapat berlanjut karena juga dapat membantu pekerja serta nelayan sebagai pemasok ikan untuknya.

Ikan budu yang dikirimkan tersebut dibungkus dengan daun pisang kering untuk memberikan kesan kampung halaman lalu bagian luarnya dilapisi kertas koran dan kantong plastik.



Pewarta :
Editor: Mario Sofia Nasution
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar