Padang Panjang verfikasi warga calon penerima bantuan dampak COVID-19

id dampak covid-19,pandemi covid-19,fadly amran,padang panjang

Padang Panjang verfikasi warga calon penerima bantuan dampak COVID-19

Verifikasi warga calon penerima bantuan tahap dua di Kota Padang Panjang. (ANTARA/HO-Diskominfo Padang Panjang)

Padang Panjang (ANTARA) - Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat menurunkan tim ke kelurahan setempat untuk melakukan verifikasi dan validasi data calon penerima bantuan tahap dua dampak virus corona jenis baru.

"Tim ini turun untuk menentukan warga yang terdampak mewabahnya virus corona dan patut menerima bantuan tahap ke dua," kata Wali Kota Padang Panjang Fadly Amran di Padang Panjang, Jumat.

Tim yang melakukan verifikasi terdiri dari ASN, RT, kelurahan dan Pekerja sosial Masyarakat (PSM) yang telah ditetapkan.

"Ini kita lakukan supaya bantuan tersalur tepat sasaran, betul-betul masyarakat yang kurang mampu sehingga perlu dilakukan verifikasi dan validasi data. Untuk itu sengaja menurunkan tim ke seluruh kelurahan," katanya.

Sekretaris Daerah Padang Panjang Sonny Budaya Putra menambahkan tim turun ke seluruh kelurahan dipimpin langsung Kepala OPD selama dua hari yakni Jumat (10/4) dan Sabtu (11/4).

Pada Minggu (12/4) data warga yang dinyatakan patut menerima bantuan sudah diserahkan ke Dinas Sosial PPKB PPPA kemudian bantuan segera disalurkan.

Kelurahan yang diverifikasi OPD adalah: Kelurahan Silaing Bawah oleh Inspektorat, Silaing Atas oleh Dinas Dukcapil, Pasar Usang oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Bukit Surungan oleh Dinas PUPR, Pasar Baru oleh Dinas Perdakop UKM, Tanah Hitam oleh Sekretariat DPRD, Kampung Manggis oleh Dinas Perkim LH, Balai-balai oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Guguk Malintang oleh Dinas Kominfo, Tanah Pak Lambiak oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip, Koto Katiak oleh Dinas Sosial PPKB PPPA, Koto Panjang oleh BKPSDM, Ngalau oleh Dinas Pangan dan Pertanian, Ekor Lubuk oleh Bappeda, Sigando oleh BPKD dan Kelurahan Gantiang oleh PMPTSP.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar