Pertamina bantu alat pelindung diri rumah sakit rujukan COVID-19 di Padang

id pertamina peduli,rsud dr. Rasidin ,rumah sakit rujukan covid-19,pertamina bantu apd,covid-19

Pertamina bantu alat pelindung diri rumah sakit rujukan COVID-19 di Padang

Pertamina MOR I memberikan bantuan alat pelindung diri kepada rumah sakit rujukan penanganan COVID-19 yang diterima Wali Kota Padang Mahyeldi, Selasa (7/4). (ANTARA/HO-Pertamina MOR I)

Padang (ANTARA) - Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) kepada Pemerintah Kota Padang, guna mendukung penanganan COVID-19 di wilayah Sumatera Barat.

"APD ini kami serahkan kepada Pemkot Padang untuk petugas medis yang menangani COVID-19. Semoga dapat membantu para petugas medis dalam merawat pasien dan menghindari pekerja medis tertular COVID-19," tutur Unit Manager Comm, Relations, & CSR MOR I Roby Hervindo melalui keterangan tertulis yang diterima di Padang, Rabu.

Ia menambahkan APD yang diberikan lengkap yaitu pakaian hazmat sebanyak 50 buah, sarung tangan sebanyak 50 buah, masker N95 sebanyak 120 buah, sepatu bot sebanyak 50 buah, serta kacamata sebanyak 80 buah.

Menurutnya keberadaan APD khususnya untuk tenaga medis kini sulit dicari menyusul wabah COVID-19 yang menyerang secara global.

Presiden RI mengatakan Indonesia membutuhkan tiga juta buah APD untuk kebutuhan medis, katanya menambahkan.

Ia mengatakan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M. Faqih juga mengungkapkan produksi APD saat ini pun hanya bisa memenuhi 105.000 buah. Padahal, menurut perhitungan para ahli kebutuhan APD adalah 20 persen dari jumlah pasien terjangkit virus.

Wali Kota Padang H. Mahyeldi menerima langsung bantuan yang diserahkan oleh Pertamina pada Selasa (7/4) dan memberikan apresiasi kepada Pertamina yang cepat tanggap dalam memberikan bantuan khususnya untuk tenaga medis.

“Terima kasih kami ucapkan kepada Pertamina yang sudah berkenan untuk memberikan APD ke Pemkot Padang. Seluruh APD ini akan kami berikan untuk petugas medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Rasidin Padang,” ujarnya.

RSUD dr. Rasidin sendiri, lanjutnya merupakan salah satu rumah sakit di Sumatera Barat yang menjadi rujukan untuk pasien COVID-19. Berdasarkan data dari situs resmi Pemprov Sumbar, hingga Rabu (8/4) tercatat sejumlah 95 orang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP).

“Melalaui bantuan Pertamina Peduli ini, kami berharap dapat terus melakukan sinergi untuk mendukung pencegahan penyebaran COVID-19,” tutupnya.
Pewarta :
Editor: Mario Sofia Nasution
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar