Jurgen Klopp berterima kasih kepada staf kesehatan, sebut orang "luar biasa" lawan virus corona

id Liverpool,Jurgen Klopp,Liga Inggris,pandemi,virus corona,COVID-19

Jurgen Klopp berterima kasih kepada staf kesehatan, sebut orang "luar biasa" lawan virus corona

Pelatih Liverpool Jurgen Klopp ucapkan terima kasih kepada mereka yang bekerja di garis depan melawan virus corona.(PA Images/Peter Byrne)

Jakarta, (ANTARA) - Pelatih Liverpool Jurgen Klopp mengirim pesan kepada orang-orang "luar biasa" yang bekerja di layanan kesehatan dan mengatakan adakah "sangat luar biasa" orang-orang bergerak untuk melawan virus corona.

Seperti kebanyakan kompetisi sepak bola di dunia, Klopp dan Liverpool harus berhenti bertanding karena COVID-19.

Klopp dan Liverpool juga sering mengirimkan pesan kepada mereka yang berada di garis depan dalam melawan virus corona.

Pelatih asal Jerman dan para pemainnya juga tidak henti untuk mengingatkan semua orang agar tetap di rumah sesuai instruksi pemerintah.

Sewaktu Hari Kesehatan Sedunia, Klopp berpesan kepada semua orang yang bekerja di layanan kesehatan.

"Halo. Saya sendiri, staf dan seluruh pemain LFC ingin mengambil kesempatan ini untuk menyampaikan pesan terima kasih kepada semua orang luar biasa yang bekerja di layanan kesehatan," kata pelatih berusia 52 tahun tersebut dalam sebuah video yang diunggah di Instagram Liverpool dan dilansir Goal hari ini.

"Adalah menakjubkan yang Anda lakukan itu dan atas nama kami semua dari LFC, saya ingin mengucapkan terima kasih. Atau dalam bahasa Jerman, vielen dank (terima kasih banyak)."

Liverpool baru-baru ini mendapat kecaman atas keputusan merumahkan staf-staf mereka selama pandemi virus corona dan tetap membayar mereka dengan menggunakan jaminan pemerintah Inggris.

Para suporter dan mantan pemain menganggap klub memiliki pendapatan yang besar dan itu tidak sejalan dengan sejarah serta misi klub.

Namun, beberapa saat kemudian Liverpool - melalui CEO mereka Peter Moore - meminta maaf karena telah salah mengambil keputusan dari tiga opsi yang tersedia mengenai bayaran staf yang dirumahkan. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar