Donasi untuk penanganan COVID-19 terus mengalir ke Payakumbuh

id riza falepi,covid-19,bantuan apd

Donasi untuk penanganan COVID-19 terus mengalir ke Payakumbuh

Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi saat menerima bantuan dari Yayasan Buddha Tzu Chi di Balai Kota Payakumbuh, Selasa (7/4). (ANTARA/Akmal Saputra)

​​​​​​​Payakumbuh (ANTARA) - Donasi dari berbagai organisasi terus mengalir untuk petugas medis yang diserahkan ke Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat dalam penanganan pandemi virus Corona jenis baru atau COVID-19.

Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi di Payakumbuh, Selasa mengatakan bantuan yang didapatkan berasal dari tiga organisasi kemasyarakatan dan pemerintahan berupa Alat Pelindung Diri (APD).

"Kita telah menerima bantuan dari Himpunan Bersatu Teguh (HBT) Cabang Kota Payakumbuh, Badan Musyawarah Perbankan Daerah Sumbar, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bukittinggi," katanya.

Bantuan ini akan langsung diserahkan kepada petugas rumah sakit puskesmas serta petugas di posko tanggap darurat .

"Mereka adalah garda terdepan kita, jadi kita harus lindungi mereka semua, kita berharap semoga virus ini cepat berakhir, dan keadaan kembali normal," ujarnya.

Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda merinci bantuan yang diterima, yakni dari HBT Cabang Kota Payakumbuh yang diserahkan, yakni APD Ponco Suite 50 buah, sarung tangan 3000 buah, masker N95 60 buah dan APD Baju Hazmad 50 buah. Selanjutnya Dari Badan Musyawarah Perbankan Daerah Sumbar berupa 45 set APD.

Setelah itu, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia memberikan bantuan untuk setiap Puskesmas di Kota Payakumbuh serta RSUD Adnaan WD kota Payakumbuh dengan rincian masing-masing mendapat Sensi Mask 3-ply 150 pcs, Face Guard 12 pcs dan Vicee 500 1 kotak/100 tablet.

Terakhir dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bukittinggi berupa Hand Satinizer ukuran lima liter tiga dirijen serta sarung tangan empat kotak isi 50 buah.

Rida mengatakan bantuan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan, sebab kebutuhan dari petugas medis sangat banyak. Terlebih dengan situasi serta kesulitan dalam membeli kebutuhan tersebut saat ini.

"Alhamdulillah, karena susahnya kita untuk membeli kebutuhan bagi tenaga medis, ini sangat membantu kita. Ini akan sangat bermanfaat bagi tenaga medis kita untuk membantu masyarakat kita," ujarnya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar