Pemkot Pariaman pastikan tidak tutup pasar akibat COVID-19 (Video)

id Pariaman, Covid-19, pasar, sumbar, berita padang, pariaman

Pemkot Pariaman pastikan tidak tutup pasar akibat COVID-19 (Video)

Salah seorang pengunjung Pasar Pariaman, Sumbar melintas di depan tempat cuci tangan yang disediakan di pasar itu guna mencegah penyebaran COVID-19 di daerah itu. (ANTARA/ Aadiaat M.S)

Pariaman (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman, Sumatera Barat memastikan tidak akan menutup pasar di daerah itu karena tempat orang berjual beli tersebut merupakan sumber ekonomi masyarakat.

"Pasar tidak akan ditutup tapi standar kesehatan pencegahan COVID-19 ditetapkan," kata Wali Kota Pariaman Genius Umar di Pariaman, Sabtu.

Ia mengatakan standar kesehatan yang dimaksud yaitu dengan meletakkan tempat cuci tangan dan memberikan pengarahan kepada pedagang agar menjaga jarak fisik dengan orang lain termasuk ketika bertransaksi jual beli.

Ia menyampaikan pihaknya pun telah membagikan hand sanitaizer kepada pedagang di pasar yang produk itu dibuat oleh laboratorium Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perumahan Rakyat Kota Pariaman.

Bahkan, lanjutnya pihaknya sedang mengubah APBD untuk mendukung sektor ekonomi masyarakat sehingga penyebaran COVID-19 tidak terlalu berpengaruh terhadap perekonomian di daerah itu.

"Jadi pasar tetap dibuka kerena ini merupakan sumber ekonomi masyarakat," ujarnya.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Pariaman Gusniyetti Zaunit mengatakan semenjak memasuki April Pemko Pariaman tidak lagi meminta retribusi kepada pedagang.

"Keputusan tersebut diambil karena kami tidak ingin menyulitkan pedagang," kata dia.

Apalagi, kata dia semenjak diterapkannya pembatasan sosial warga lebih banyak di rumah sehingga pasar menjadi sepi pembeli bahkan sejumlah pedagang menutup tokonya.

Ia mengatakan pihaknya saat ini menempatkan tempat cuci tangan di pasar-pasar di daerah itu serta mengedukasi warga dan pedagang untuk selalu menjaga kebersihan agar terhindar dari COVID-19.



Pewarta :
Editor: Mario Sofia Nasution
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar