Masyarakat Dharmasraya galang donasi bantu penanganan COVID-19

id Dharmasraya, Padang, Sumbar, COVID-19

Masyarakat Dharmasraya galang donasi bantu penanganan COVID-19

Masyarakat peduli dampak COVID-19 Dharmasraya usai menggelar pertemuan membahas rencana penggalangan dana, Minggu (29/3). (ANTARASUMBAR/ Ilka Jensen)

Padang Aro (ANTARA) - Sejumlah masyarakat yang menamakan Peduli Dampak COVID-19 di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) akan melakukan aksi penggalangan dana dalam rangka menghadapi kebijakan karantian wilayah.

Penanggungjawab Peduli Dampak COVID-19 Dharmasraya Jonikan Amdodi didampingi Ketua Pelaksana Andi Pitopang, di Pulau Punjung, Minggu, mengatakan gerakan tersebut sebagai bentuk pedulian terhadap kondisi virus Corona yang terus mewabah.

"Gerakan sosial dilakukan bersama kawan-kawan dari berbagai latarbelakang atau profesi, seperti aktivitis, gerakan subuh berjamaah, perbankan, media, dan lainnya," katanya.

Sebagai langkah awal pelaksanaan gerakan sosial tersebut sudah dibahas mengenai rencana anggaran biaya, sasaran penerima bantuan, dan strategi pendistribusian, kata dia.

"Hitung-hitungan awal kita targetkan dapat mengumpulkan dana sebanyak Rp100 juta guna keperluan membeli kebutuhan paket sembako bagi warga penerima bantuan nantinya," katanya.

Terkait sumber dana dalam kegiatan itu, kata dia juga telah dibahas dengan mendata donatur yang memungkinkan untuk membantu biaya pembelian paket sembako tersebut.

"Alhamdulillah sudah ada donatur yang bersedia menyumbang sebanyak Rp40 juta, ini juga sudah kita tindaklanjuti. Secara bertahap akan kita galang dari donatur-donatur lainnya," ujarnya.

Menurutnya aksi serupa sebelumnya telah dilaksanakan kawan-kawan Gerakan Subuh Berjamaah (GSB) Pulau Punjung dengan membantu warga yang masuk daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP).

"Sudah kita distribusikan berapa hari lalu, namun baru skala kecil. Kali ini yang sedang disusun dengan sebara yang lebih luas lagi," katanya.

Sementara, Penanggungjawab sekaligus Ketua Bidang Pendanaan Peduli Dampak COVID-19 Dharmasraya Pandong Spenra menambahkan, konsep sederhana gerakan tersebut yakni mengajak seluruh lapisan masyarakat agar dimana saatnya orang mampu dapat membantu orang yang tidak mampu.

Dalam rencana awal pengumpulan dana dan pendistribusian bantuan sesuai domisili di wilayah yang sama. Basis kesamaannya adalah. berdasarkan kecamatan.

"Sederhananya kita ingin mengajak orang mampu di kecamatan A akan membantu orang tidak mampu di kecamatan A. Namun ini baru konsep sementara, jika ini berjalan dan mendapat dukungan tentu akan disempurnakan kembali mengenai strategi pendanaan dan pendistribusian," ungkap dia.

Pewarta :
Editor: Mario Sofia Nasution
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar