Cegah penyebaran COVID-19, Pemkab Agam periksa bus AKAP yang melintas

id Agam,Sumbar,COVID-19,Padang,Berita Padang,Berita Sumbar,lockdown

Cegah penyebaran COVID-19, Pemkab Agam periksa bus AKAP yang melintas

Tim gabungan dari Pemkab Agam sedang melakukan pendataan penumpang bus AKAP dari Jakarta, Minggu (29/3). (Istimewa)

Lubukbasung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat melakukan pendataan dan pemeriksaan suhu tubuh penumpang bus Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) yang masuk ke daerah itu untuk mencegah penyebaran wabah Corona Virus Disease (COVID-19).

Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Wabah COVID-19 Agam, Muhammad Lufi Ar di Lubukbasung, Minggu, mengatakan pendataan itu dilakukan di daerah perbatasa antara Kabupaten Agam dengan Padang Pariaman tempatnya di Gasan Ketek, Kecamatan Tanjungmutiara.

"Seluruh penumpang didata dan diperiksa suhu tubuhnya oleh tim gabungan dari Satgas BPBD Agam, Satpol PP Damkar, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan dan lainnya," katanya.

Ia mengatakan pendataan dan pemeriksaan suhu tubuh penumpang bus itu dilakukan semenjak Sabtu (28/3) dini hari. Dari Sabtu (28/3) sampai Minggu (29/3) pagi, enam bus AKAP dari Jambi dan Jakarta masuk ke daerah itu.

"Penumpang itu telah di data dan diperiksa suhu tubuhnya oleh tim gabungan dan mereka diminta untuk tidak keluar rumah," kata Kepala Pelaksana BPBD Agam ini.

Ia menambahkan, pendataan dan pemeriksaan suhu tubuh penumpang itu dilakukan dalam mencegah wabah COVID-19.

Ini mengingat bahwa sebagian mereka berasal dari daerah terpapar COVID-19 seperti, Jakarta, Jawa Barat dan lainnya.

"Mereka akan dipantau oleh tim medis Puskesmas," katanya.

Tim gabunga juga menyemprotkan cairan disinfektan di perkantoran, tempat ibadah, tempat umum, panti asuhan dan lainnya.

Selain itu, tim dari nagari atau desa adat juga menyemprotkan cairan diainfektan.

"Penyemprotan itu kita lakukan setiap hari dengan cairan disinfektan racitan BPBD setempat," katanya.

Lutfi mengimbau warga diminta untuk tidak keluar rumah sementara waktu dan hindari kerumunan dengan orang banyak.

Bagi yang baru keluar rumah, segera menganti pakaian dan mandi. Menjaga kesehatan dengan mengkosumsi buah-buahan dan sayur-sayuran setiap hari dalam menjaga daya tahan tubuh.

Apabila sakit, segera berobat ke puskesmas dan rumah sakit terdekat. Petugas kesehatan akan memantau, memeriksa, mengobati dan merujuk pasien itu.

Pewarta :
Editor: Mario Sofia Nasution
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar