Ini dilakukan pemain Everton dalam lewati masa swakarantina cegah penyebaran virus corona

id everton,liga inggris,olahraga terdampak corona

Ini dilakukan pemain Everton dalam lewati masa swakarantina cegah penyebaran virus corona

Dominic Calvert-Lewin saat merayakan gol ketiga Everton ke gawang Crystal Palace dalam laga pekan ke-26 Liga Inggris yang digelar di Goodison Park, Sabtu (8/2/2020). (ANTARA/REUTERS/Carl Recine)

Kampanye Blue Family itu juga membuka kesempatan bagi para suporter Everton di seluruh dunia untuk ikut berdonasi melalui laman resmi klub tersebut,
Jakarta (ANTARA) - Klub sepakbola Liga Inggris Everton meluncurkan serial video para pemainnya berperang menjadi pendongeng untuk menghibur para penggemarnya selama masa swakarantina pencegahan persebaran virus corona.

Bek asal Prancis, Lucas Digne, mendapat giliran pertama dalam seri mendongeng tersebut dengan membacakan cerita anak "The Tiger Who Came to Tea" karya Judith Kerr dan disiarkan melalui akun YouTube klub Liga Inggris itu pada Jumat pukul 19.00 waktu setempat (Sabtu WIB).

"The Tiger Who Came to Tea" merupakan buku cerita anak terbitan 1968 yang bercerita tentang gadis kecil Sophie dan ibunya didatangi seekor harimau ketika tengah bersantai meminum teh pada sore hari.



Kegiatan mendongeng itu menjadi bagian dari kampanye Blue Family yang digelar Everton selama masa swakarantina pandemi COVID-19. Sebelumnya manajer Carlo Ancelotti dan bek Mason Holgate juga sempat menelepon suporter Everton untuk menyemangati mereka di tengah masa swakarantina.

Selain mendongeng, kampanye Blue Family yang diluncurkan Everton juga menyalurkan donasi 50 ribu poundsterling (sekira Rp1 miliar) untuk membantu banyak kebutuhan masyarakat sekitar Liverpool selama masa swakarantina.

Kampanye Blue Family itu juga membuka kesempatan bagi para suporter Everton di seluruh dunia untuk ikut berdonasi melalui laman resmi klub tersebut.

Liga Inggris saat ini masih ditangguhkan dan pihak pengelola liga serta FA berencana tetap melanjutkan musim 2019/20 hingga rampung, setidaknya setelah 30 April nanti bergantung kondisi pandemi COVID-19.

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar