Payakumbuh batasi pengurusan dokumen kependudukan, Yunida: Hanya layani bersifat urgen

id Yunida Fatwa,disdukcapil payakumbuh,berita payakumbuh,payakumbuh terkini,berita sumbar,covid-19

Payakumbuh batasi pengurusan dokumen kependudukan, Yunida: Hanya layani bersifat urgen

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Payakumbuh Yunida Fatwa. (Antara/Akmal Saputra)

Payakumbuh, (ANTARA) - Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat membatasi pengurusan dokumen kependudukan dan hanya melayani untuk hal yang bersifat urgen saja guna mencegah penularan COVID-19 di daerah itu.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Payakumbuh Yunida Fatwa di Payakumbuh, Kamis, menyebutkan pembatasan pelayanan yang dilakukan saat ini sudah disesuaikan dengan instruksi Dirjen Dukcapil.

"Kita tidak menutup pelayanan, tapi memang ada pembatasan atau penundaan. Kita seleksi dulu yang akan dilayani. Ini salah satu langkah kita untuk mengurangi penyebaran COVID-19," kata dia.

Beberapa hal yang dianggap urgen, kata dia, seperti masyarakat yang membutuhkan dokumen kependudukan untuk mengurus BPJS, Rumah Sakit atau untuk masuk atau mendaftar ke TNI/Polri.

"Dan ini juga kita batasi, setiap kepengurusan masyarakat hanya boleh satu orang. Jangan datang dengan keluarga, ini untuk menghindari agar tidak terjadi keramaian," sebutnya.

Setelah itu, untuk pelayanan perekaman KTP-el saat ini memang tidak dilaksanakan. Sebab dalam perekaman KTP-el petugas dan masyarakat harus bersentuhan langsung.

"Baik pelayanan perekaman KTP-el di kantor Disdukcapil, Mal Pelayanan Publik (MPP) atau di pelayanan keliling memang ditunda terlebih dahulu. Tentu ada pengecualian ketika memang sangat urgen," ujarnya.

Ia mengatakan untuk masyarakat yang memang harus mengurus dokumen kependudukan diimbau untuk memakai masker dan diwajibkan untuk mencuci tangan sebelum masuk ke ruangan kepengurusan.

"Untuk cuci tangan kita sudah sediakan wadahnya, jadi sebelum masuk masyarakat harus mencuci tangan. Serta harus memakai masker," kata dia.

Sedangkan untuk petugas Disdukcapil sendiri saat ini sudah diwajibkan menggunakan masker dan sering mencuci tangan baik dengan sabun atau hand sanitizer (cairan pencuci tangan).

"Kita juga telah sediakan hand sanitizer di setiap meja pelayanan. Jaga jarak dan hindari berkontak langsung," sebutnya.

Ia mengimbau agar masyarakat pada saat ini menunda dulu keinginan untuk melakukan kepengurusan administrasi kependudukan apabila tidak terlalu mendesak. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar