Warga Agam masuk daftar ODP bertambah jadi 165 orang

id orang dalam pemantauan,covid-19,kabupaten agam

Warga Agam masuk daftar ODP bertambah jadi 165 orang

ANTARA/ All Ikhwan

​​​​​​​Lubukbasung,  (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, Sumatera Barat menyatakan jumlah warga daerah itu yang masuk daftar orang dalam pemantauan (ODP) bertambah menjadi 165 orang pada Kamis (26/3).

"Sebelumnya ODP di Agam 123 orang dan untuk pasien dalam pentauan (PDP) bertambah menjadi lima dari tiga orang," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Agam Tri Pipo di Lubukbasung, Kamis.

Ia mengatakan data ODP dan PDP ini berdasarkan laporan dari 23 puskesmas yang tersebar di 16 kecamatan. Mereka itu baru pulang dari daerah terpapar COVID-19, seperti Pulau Jawa dan luar negeri.

Dari 23 puskesmas itu, tambahnya, hanya dua puskesmas yakni, Pusekesmas Malalak dan Puskesmas Bawan yang tidak ada warga masuk daftar ODP.

Sedangkan 21 puskesmas lainnya terdapat ODP sebanyak satu sampai 41 orang.

"Untuk PDP tersebar di lima puskesmas," katanya.

Terkait ada satu warga Bukittinggi positif COVID-19, Tri mengimbau warga tidak keluar rumah untuk sementara waktu dan hindari kerumunan dengan orang banyak.

Selain itu, menjaga kesehatan dengan mengkosumsi buah-buahan dan sayur-sayuran setiap hari dalam menjaga daya tahan tubuh.

"Bantuan masyarakat untuk tidak keluar rumah sangat bermanfaat mencegah penularan COVID-19," katanya.

Apabila sakit, segera berobat ke puskesmas dan rumah sakit terdekat. Petugas kesehatan akan memantau, memeriksa, mengobati dan merujuk pasien itu.

"Semua masyarakat yang baru pulang dari rantau akan dipantau oleh gugus tugas nagari dan dilaporkan ke puskesmas tanpa kecuali," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar