Warga Balai-balai Padang Panjang secara swadaya semprot rumah dengan disinfektan

id semprot disinfektan,padang panjang,cegah corona

Warga Balai-balai Padang Panjang secara swadaya semprot rumah dengan disinfektan

Warga Balai-Balai, Padang Panjang menyemprot area rumah dengan disinfektan (Diskominfo Padang Panjang)

Padang Panjang (ANTARA) - Warga di Kelurahan Balai-balai, Padang Panjang, Sumatera Barat secara swadaya menyemprotkan cairan disinfektan ke rumah-rumah untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

Tokoh masyarakat setempat Nasrul Efendi di Padang Panjang, Selasa, mengatakan upaya pencegahan penyebaran virus itu bukan tanggung jawab pemerintah saja namun perlu didukung keterlibatan masyarakat untuk memutus penyebarannya.

Warga di Kelurahan Balai-balai menyemprotkan cairan disinfektan dibantu oleh Satgas Percepatan Penanganan Virus Corona (PPVC) Padang Panjang dan PMI setempat.

Selain rumah, penyemprotan juga menyasar fasilitas umum yang terdapat di kelurahan tersebut.

"Mudah-mudahan dengan cara ini masyarakat terhindar dari segala wabah penyakit khususnya virus corana yang saat ini sudah menjadi pandemi," kata Nasrul yang juga anggota DPRD Padang Panjang.

Dalam kesempatan itu ia mengimbau warga agar menjaga pola hidup bersih dan sehat. Penyemprotan juga dilakukan berkelanjutan agar dapat menumbuhkan partisipasi warga dari kelurahan lain.

Ketua harian Satgas PPVC Marwilis menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh warga kelurahan itu.

"Penanganan penyebaran virus corona ini menjadi pekerjaan bersama, tidak hanya pemerintah tetapi masyarakat juga. Kami mengapresiasi langkah yang telah dilakukan oleh kelurahan Balai-balai ini," katanya.

Ia menhimbau kepada warga agar mencermati setiap pendatang apalagi jika datang dari daerah yang sudah terdapat kasus positif terjangkit virus corona.

"Ini perlakukannya agak khusus, dan kita minta kesadaran untuk melakukan pengecekan kesehatan ke rumah sakit dan juga melakukan karantina mandiri di rumah," ujarnya.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar