Belum ada warga suspect COVID-19, ini penjelasan Pemkab Pesisir Selatan terkait pasien yang dirujuk

id suspect covid-19,virus corona,pesisir selatan

Belum ada warga suspect COVID-19, ini penjelasan Pemkab Pesisir Selatan terkait pasien yang dirujuk

Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pesisir Selatan, Rinaldi. (ANTARA / Didi Someldi Putra)

Masyarakat kami imbau jangan terpengaruh dengan berbagai informasi yang berkembang di media sosial, kendati demikian kewaspadaan juga mesti ditingkatkan
​​​​​​​Painan  (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat memastikan belum ada warganya yang suspect terinfeksi virus Corona jenis baru atau COVID-19 dan hingga saat ini daerah itu terus melakukan beberapa langkah antisipasi.

"Belum ada warga yang suspect COVID-19 dan perangkat daerah yang tergabung ke gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 terus melakukan beberapa langkah mulai dari memperkuat sosialisasi hingga penyemprotan disinfektan," kata Kepala Bagian Humas dan Protokoler setempat Rinaldi di Painan, Senin.

Ia menyebut terkait dengan salah satu pasien yang dirujuk dari Puskesmas Kambang, Kecamatan Lengayang ke RSUD M Zein Painan pada Minggu (22/3) bukan suspect COVID-19 namun diagnosanya infeksi paru-paru.

"Masyarakat kami imbau jangan terpengaruh dengan berbagai informasi yang berkembang di media sosial, kendati demikian kewaspadaan juga mesti ditingkatkan," imbuhnya.

Dia menjelaskan hingga hari ini tercatat enam warga setempat yang masuk ke dalam daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP) COVID-19 yang berada di empat kecamatan dan satu orang pasien dengan pengawasan (PDP).

"Petugas kesehatan terus memantau perkembangan kelimanya," katanya lagi.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Pesisir Selatan Dailipal menyebut untuk mengantisipasi paparan COVID-19 pemkab setempat berencana mendirikan posko di pintu masuk kabupaten.

Posko akan dibangun tiga unit, posko pertama di perbatasan daerah setempat dengan Kota Padang, posko kedua di perbatasan dengan Jambi dan ketiga di perbatasan dengan Bengkulu.

Di posko tersebut akan disiagakan personel lintas instansi mulai dari Dinas Kesehatan, BPBD, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, Polisi, TNI dan lainnya.

Personel di posko ditugaskan untuk mengecek kesehatan orang-orang yang akan masuk ke Pesisir Selatan dengan mengecek suhu tubuh dan serangkaian pemeriksaan lainnya.

"Kegiatan bertujuan untuk memastikan tidak ada warga Pesisir Selatan yang terpapar COVID-19," katanya lagi.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar