Festival Batang Agam diundur sampai situasi memungkinkan karena pandemi virus Corona

id Dinas Pariwisata,Payakumbuh,Payakumbuh terkini,berita Payakumbuh,berita sumbar,Festival Batang Agam,Festival Batang Agam diundur

Festival Batang Agam diundur sampai situasi memungkinkan karena pandemi virus Corona

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Payakumbuh Andiko Jumarel. (ANTARA/Akmal Saputra)

Payakumbuh, (ANTARA) - Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat resmi mengundur gelaran Festival Batang Agam yang semula pelaksanaannya direncanakan pada 26 sampai 27 Maret 2020 sampai waktu yang belum dapat dipastikan.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Payakumbuh Andiko Jumarel mengatakan Festival Batang Agam di Kawasan Sungai Pinago, Kecamatan Payakumbuh Barat itu ditunda karena pandemi virus Corona jenis baru atau Covid-19 di Indonesia.

Oleh sebab itu Disparpora Payakumbuh bersama Balai Wilayah Sungai Sumatera V (BWSS V) memutuskan untuk menunda kegiatan tersebut.

"Festival ini bertujuan untuk mempromosikan Batang Agam sebagai sebagai salah satu objek wisata baru di kota tersebut. Setelah rapat dengan BWSS V beberapa waktu lalu, sementara diputuskan untuk ditunda ke tanggal 2-3 April," kata dia.

Keputusan itu juga belum keputusan final yang mutlak, karena pihak Disparpora bersama BWSS V masih akan memantau perkembangan terkini dari penyebaran Covid-19.

"Nanti segala sesuatunya akan diputuskan pada rapat evaluasi yang akan dilaksanakan pada 31 Maret. Jadi penundaan ke tanggal 2-3 April masih belum final," ujarnya.

Ia mengatakan sebelum pandemi Covid-19 menyebar di Indonesia, kawasan Batang Agam memang jadi salah satu objek wisata primadona baru di Kota Payakumbuh. Meski belum diresmikan, hampir ribuan warga memadati lokasi tersebut pada sore hari.

"Saat ini sesuai perintah pimpinan, kawasan Batang Agam juga telah kita tutup dan tidak dapat diakses oleh masyarakat untuk sementara waktu," kata dia.

Selain itu, pihaknya juga sudah melakukan penutupan terhadap sejumlah objek wisata berbayar di daerah itu seperti Kolam Renang Ngalau Indah dan Puncak Marajo di kawasan Ngalau Indah.

"Kawasan wisata Ngalau Indah sudah kita tutup dan Panorama Ampangan juga sudah kami tutup," sebutnya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar