Daya beli masyarakat kurang, harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di Pasar Pariaman turun

id harga bahan kebutuhan pokok turun,pasar pariaman,pariaman terkini,berita pariaman,berita sumbar,virus corona

Daya beli masyarakat kurang, harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di Pasar Pariaman turun

Salah seorang pedagang Pasar Pariaman Gusniati Eni (kiri) melayani pembeli cabai di kiosnya. (Antara/Aadiaat M.S)

Pariaman, (ANTARA) - Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di Pasar Pariaman,Sumatera Barat mengalami penurunan semenjak seminggu terakhir akibat berkurangnya daya beli masyarakat.

Salah seorang pedagang Pasar Pariaman Busra Alkhairi (25) di Pariaman, Jumat, menyebutkan harga cabai merah sebelumnya dijual Rp35 ribu per kilogram turun menjadi Rp25 ribu, selanjutnya harga cabai hijau dari Rp24 ribu menjadi Rp18 ribu perkilogram.

Lalu, harga tomat dari Rp8 ribu menjadi Rp3 ribu per kilogram, sedangkan harga bawang putih bertahan pada Rp36 ribu perkilogram.

"Stok banyak tapi daya beli masyarakat kurang, mungkin karena takut keluar rumah sebab ada wabah virus Corona," katanya.

Ia mengatakan dirinya mengalami penurunan omzet mencapai Rp500 ribu per hari akibat menurunnya daya jual beli masyarakat tersebut.

Pedagang lain di Pasar Pariaman Gusniati Eni (45) mengatakan selain komoditas cabai dan tomat, penurunan harga juga terjadi pada minyak curah dari Rp10.500 menjadi Rp9.500 per kilogram.

"Penurunan harga ini karena barang kebutuhan pokok kelebihan pasokan, bahkan untuk tingkat Sumbar," ujarnya.

Sedangkan penurunan harga cabai menurutnya karena panen juga terjadi di sejumlah daerah serta warga banyak menanam kebutuhan pokok, sebab sebelumnya harganya naik.

Selain kebutuhan pokok yang turun, ada juga sejumlah komoditas lain yang mengalami kenaikan harga yaitu jahe, gula, dan bawang.

Harga jahe sebelumnya Rp25 ribu menjadi Rp30 ribu perkilogram, gula Rp14 ribu menjadi Rp17 ribu per kilogram, bawang merah dari Rp25 ribu menjadi Rp28 ribu per kilogram.

"Kenaikan itu karena tidak bisa impor sebab ada virus Corona," tambahnya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar