Banjir bandang terjang Ampeknagari Agam

id banjir bandang,BPBD agam,Ampeknagari

Banjir bandang terjang Ampeknagari Agam

Warga sedang membersihkan material longsor di Jorong Tamtaman, Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Kamis (19/3). (ANTARA/HO-BPBD Agam)

​​​​​​​Lubukbasung,  (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat menyebutkan banjir bandang kembali melanda Nagari Batu Kambiang dan Sitalang, Kecamatan Ampeknagari, Kamis sekitar pukul 15.00 WIB, akibat hujan deras yang melanda daerah itu.

"Sebelumnya banjir bandang juga melanda daerah itu satu minggu lalu pada Kamis (12/3), akibat meluapnya sungai Batang Sitalang," kata Kepala Pelaksana BPBD Agam Muhammad Lutfi Ar di Lubukbasung, Kamis.

Saat ini anggota Satgas BPBD setempat telah berada di lokasi banjir bandang untuk melakukan pendataan rumah, fasilitas umum dan lahan pertanian yang terkena dampak banjir bandang.

Selain itu, melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir ke daerah lebih aman, memindahkan barang berharga milik warga dan lainnya.

"Anggota telah berada di lokasi untuk evakuasi korban dan mudah-mudahan dampak banjir tidak separah dari banjir bandang sebelumnya," katanya.

Selain banjir, tambahnya tanah longsor juga terjadi di Jorong Tamtaman, Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan.

Akibatnya badan jalan menghubungkan Nagari Silareh Aia ke Kecamatan Matur tertimbun material tanah dan hanya bisa di lewati kendaraan roda dua.

"Kita telah melakukan koordinasi dengan pemerintah nagari dan pemerintah kecamatan untuk mengevakuasi material menimbun badan jalan," katanya.

Lutfi mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dengan cara menjauhi lokasi yang terdampak banjir bandang, agar tidak dibawa arus cukup deras.

Selain itu, mengungsi ke daerah lebih aman bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir, longsor dan lainnya.

"Ini dalam rangka agar tidak menjadi korban banjir dan longsor," katanya.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar