Sekolah di Pesisir Selatan diliburkan dua pekan antisipasi Corona

id dampak corona,libur sekolah,pesisir selatan

Sekolah di Pesisir Selatan diliburkan dua pekan antisipasi Corona

Siswa sekolah (ANTARA/Rendhik Andika)

​​​​​​​Painan (ANTARA) - Proses belajar mengajar di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat diliburkan selama dua pekan kedepan mengantisipasi paparan virus Corona.

"Terhitung sejak 20 Maret hingga 2 April 2020 pelajar dari tingkat TK, SD sampai SMP diliburkan," kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokoler setempat Rinaldi di Painan, Kamis.

Hal tersebut, jelasnya sesuai dengan instruksi bupati setempat dengan nomor 420/518/DPK/Sekretariat.01/2020 Tentang Penanganan Dampak Virus Corona.

Pada instruksi itu ditekankan lima poin mulai dari mengalihkan kegiatan belajar mengajar ke rumah masing-masing dan selama kegiatan tenaga pendidik mesti memberikan tugas.

Selama belajar di rumah, siswa dilarang beraktivitas di luar rumah atau berkumpul di tempat umum dan keramaian.

Diharapkan kepada orang tua agar mendampingi anaknya selama kegiatan belajar di rumah.

Kepada peserta didik yang kedapatan berada difasilitas umum tanpa didampingi orang tua akan ditindak oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Selatan, Suhendri menyebut belajar di rumah mesti dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh pelajar.

Memaksimalkannya ia mendorong agar guru dan orang tua terus menjalin komunikasi terutama menggunakan gawai.

"Komunikasi diharapkan berlangsung dua arah yakni orang tua dan guru, sehingga proses belajar anak di rumah berlangsung dengan maksimal," kata dia.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar