Pemkab Agam alokasikan Rp5,99 miliar bangun jembatan Tiku Lima Jorong

id berita agam, berita sumbat, jembatan

Pemkab Agam alokasikan Rp5,99 miliar bangun jembatan Tiku Lima Jorong

Jembatan Muaro Putuih, Nagari Tiku Lima Jorong, Kecamatan Tanjungmutiara, Kabupaten Agam yang bakal dibangun. (Antara/istimewa)

Lubukbasung,  (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat mengalokasikan dana Rp5,99 miliar pada 2020 untuk membangun jembatan Muaro Putih, Nagari Tiku Lima Jorong, Kecamatan Tanjungmutiara.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Agam, Hamdi didampingi Kasi Pembangunan Jembatan DPUTR Agam, Erpendi di Lubukbasung, Rabu, mengatakan pembangunan sedang dalam proses tender dan sudah ada pemenangnya.

"Nilai penawaran dari pemilik perusahaan Rp5,2 miliar dan kini sedang proses sanggahan," katanya.

Ia mengatakan pembangunan jembatan dengan panjang 40 meter dan lebar 4,5 meter itu bakal dimulai setelah ditandatangani kontrak kerja.

Berkemungkunan, tambahnya, pembangunan jembatan pintu masuk ke kantor Wali Nagari Tiku Lima Jorong itu bakal dimulai pada April 2020.

Sebelum pembangunan jembatan itu, rekanan bakal membangun jembatan darurat karena ada anggarannya sehingga akses transportasi dari Tiku Selatan menuju Muaro Putih, Subang-subang dan lainnya akan lancar.

"Jembatan ini merupakan satu-satunya akses masuk ke Muaro Putih dan akses membawa hasil perkebunan kelapa sawit warga ke daerah lain," katanya.

Ia menambahkan, pembangunan jembatan di sungai batang Masang itu sudah beberapa tahun diusulkan DPUTR Agam, karena sudah tidak layak.

Namun dengan ketersediaan anggaran di APBD setempat, maka pembangunan jembatan tidak bisa dilakukan.

Selain jembatan di Muaro Putih, DPUTR Agam juga membangun jembatan rajang di Kecamatan Malalak, Palembayan dan Ampeknagari.

Tim dari DPUTR Agam sedang melakukan penyusunan anggaran dan bakal dibangun dalam waktu dekat.

"Anggaran pembangunan jembatan itu tidak terlalu besar dan sedang penyusunan anggaran," katanya.

Pewarta :
Editor: Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar