Ini imbauan Bupati Solok terkait virus corona

id Maryeti Marwazi,sosialisasi virus corona,berita solok,corona,Spanduk pusat informasi waspada virus corona

Ini imbauan Bupati Solok terkait virus corona

Spanduk pusat informasi waspada virus corona di Dinas Kesehatan Kabupaten Solok. (Antara sumbar/ Tri Asmaini)

Arosuka, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat melakukan sosialisasi dan imbauan terkait virus corona atau Covid-19 agar masyarakat waspada dan terhindar dari virus tersebut.

"Kami membentuk pusat informasi kewaspadaan dan kesiapsiagaan virus corona di Dinas Kesehatan, jadi masyarakat yang ingin bertanya atau berkonsultasi dapat menghubungi Bagian Surveilens di kantor," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten SolokMaryeti Marwazi di Arosuka, Rabu.

Ia menyebutkan imbauan Bupati juga telah dipasang di tempat-tempat strategis dan di seluruh Puskesmas di Kabupaten Solok.

Pihaknya juga telah membagikan poster dan leaflet pada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat di Kabupaten Solok selama beberapa minggu ini.

Selain itu juga dijadwalkan untuk sosialisasi serta pembentukan Satuan Tugas (Satgas) di tingkat Kecamatan (Dinkes dengan Satgas IDI) selama dua minggu ke depan.

"Untuk tamu yang datang dari luar daerah sudah ada Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk diperiksa kesehatannya jika mendatangi Kantor Pemerintahan setempat," ujarnya.

Untuk WNI yang pulang dari luar negeri, pihaknya telah melakukan interview untuk melakukan tindakan lanjutan untuk karantina dan lainnya.

Ia menjelaskan Bupati juga telah mengeluarkan imbauan terkait virus corona atau Covid-19 sejak 4 Maret 2020.

Dalam imbauan tersebut, Bupati meminta masyarakat waspada, tenang, dan memahami segala masalah Covid-19 sambil mengikuti apa yang disarankan oleh petugas kesehatan atau pemerintah.

Kemudian menjaga, memelihara dan meningkatkan perilaku Hidup Bersih dan Sehat (tidak merokok, makan makanan bergizi, dan berolahraga teratur).

Membiasakan mencuci tangan pakai sabun sebelum makan, setelah beraktifitas, ketika akan menyeka area wajah. Menerapkan etika batuk (jaga jarak, tutup hidung dan mulut dengan tisu atau kain).

Imbaun lainnya agar menggunakan masker terutama bagi penderita batuk dan flu saat akan berpergian ke tempat ramai.

Lalu membatasi atau mengurangi berpergian atau berkunjung ke tempat ramai atau daerah terdampak. Memeriksakan diri ke puskesmas terdekat jika mengalami gejala gangguan saluran pernapasan. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar