Dharmasraya terbaik dalam pelaksanaan program KKBPK di Sumbar

id BKKBN Sumbar,program KKBPK

Dharmasraya terbaik dalam pelaksanaan program KKBPK di Sumbar

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno didampingi Kepala BKKBN Perwakilan Sumbar Etna Estelita memberikan penghargaan kepada Kabupaten Dharmasraya yang berhasil menjadi daerah terbaik melaksanakan program KKBPK pada 2019. (ANTARA/ Mario Sofia Nasution)

Padang, (ANTARA) - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Perwakilan Sumatera Barat memilih Kabupaten Dharmasraya sebagai daerah terbaik dalam pelaksanaan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga ( KKBPK) pada 2019.

Kepala BKKBN Perwakilan Sumatera Barat Etna Estelita di Padang, Kamis mengatakan Kabupaten Dharmasraya menjadi daerah terbaik dari 19 kota dan kabupaten di Sumbar dalam pelaksanaan program tersebut

Ia mengatakan seluruh aspek yang dinilai adalah total rata-raya angka kelahiran atau total fertility rate, penggunaan alat kontrasepsi jangka panjang, usia perkawinan remaja dan lainnya.

"Kabupaten Dharmasraya berhasil menjadi yang terbaik dan diikuti di peringkat kedua yakni Kabupaten Pesisir Selatan dan ketiga Kota Padang," kata dia.

Ia mengatakan saat ini masyarakat Sumbar yang menggunakan KB jangka panjang berada di angka 29,26 dan jumlah ini berada di atas rata-rata nasional yakni 24,6.

"Kita berharap pemerintah daerah ikut bersinergi untuk menurunkan angka kelahiran, meningkatkan penggunaan kb dan menekan pernikahan usia dini," kata dia.

Sementara itu Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengapresiasi kabupaten yang berhasil menjadi terbaik.

Ia mengatakan saat ini ada tiga daerah menjadi terbaik mengalahkan 16 kabupaten dan kota lainnya

"Hendaknya ini menjadi pemicu dan memancing pemerintah daerah menyukseskan program KKBPK yang berubah nama menjadi Bangga Kencana," kata dia

Ia mengatakan program Bangga Kencana adalah Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan KB.

"Kita fokus dalam menciptakan pembangunan keluarga yang terencana, tidak hanya fokus pada dua anak tapi perencanaan keluarga dan pembangunan keluarga," kata dia.

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar