Tak ingin terisolasi, warga Nagari Sungai Durian swadaya bangun jembatan sementara

id jembatan darurat,banjir sungai durian,banjir solok

Tak ingin terisolasi, warga Nagari Sungai Durian swadaya bangun jembatan sementara

Warga Nagari Sungai Durian, Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, Kabupaten Solok membuat jembatan swadaya dari batang kayu. (ANTARA/HO)

Arosuka (ANTARA) - Warga Nagari Sungai Durian, Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, Kabupaten Solok, Sumatera Barat membangun jembatan sementara secara swadaya pasca putusnya jembatan di daerah itu saat banjir pada Sabtu (8/2).

"Sementara nagari membuat jembatan kayu secara swadaya untuk dilalui warga yang akan beraktivitas ke luar nagarinya," kata Kepala BPBD Kabupaten Solok Armen di Koto Baru, Jumat.

Ia mengatakan masyarakat membuat jembatan sementara dari kayu yang hanya bisa dilalui kendaraan motor dengan berat terbatas.

Menurutnya pemerintah daerah akan membantu pembangunan jembatan yang lebih representatif setelah anggaran dibahas.

"Saya harap masyarakat bersabar dulu sehingga nanti jembatan yang lebih baik bisa dibangun agar lebih tahan untuk dilalui," sebutnya.

Sebelumnya, satu jembatan dilaporkan putus di Nagari Sungai Durian, Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, Kabupaten Solok, Sumatera Barat mengakibatkan puluhan Kepala Keluarga terisolasi pada Sabtu (8/2).

Menurut Kepala BPBD Kabupaten Solok, Armen di Sabtu menyebutkan sekitar 75 warga terisolasi akibat putusnya jembatan yang dihantam banjir.

"Kami sedang menuju lokasi bersama tim untuk memastikan dan mengambil tindakan penanggulangan," ujarnya.

Untuk sementara, pihaknya baru bisa menyalurkan logistik untuk warga yang terjebak.

Untuk menyalurkan makanan ke lokasi yang dikelilingi aliran sungai Batang Laweh itu, petugas Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD terpaksa membuat jembatan penyeberangan darurat dengan seutas tali.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar