Stabilkan harga, Pemkot Solok gelar operasi pasar bawang putih

id Bawang putih,solok,berita solok,virus corona,berita sumbar

Stabilkan harga, Pemkot Solok gelar operasi pasar bawang putih

Masyarakat membeli bawang putih yang merupakan operasi pasar yang diadakan Dinas Pangan setempat, Selasa di Halaman Balai Kota Solok. (Antara sumbar/Tri Asmaini)

Solok, (ANTARA) - Pemerintah Kota Solok, Sumatera Barat menggelar operasi pasar bawang putih untuk menstabilkan harga yang tinggi di pasaran.

"Kami dibantu Dinas Pangan Provinsi mengadakan operasi pasar bawang putih di halaman Balai Kota dan di taman Syech Kukut hari ini," kata Kepala Dinas Pangan Kota Solok, Kusnadi di Solok, Selasa.

Ia menyebutkan pihaknya menjual bawang putih seharga Rp32.000 per kilogram untuk memudahkan masyarakat mendapat harga bawang putih yang terjangkau.

Sebab sebelumnya, tiga hari lalu harga bawang putih mencapai Rp55.000 per kilogram, dan hari ini sudah turun menjadi Rp42.000 per kilogram.

"Kami menyediakan sekitar satu ton bawang putih untuk dibeli masyarakat hari ini," sebutnya.

Menurutnya, sejak beredar berita tentang Virus Corona, sampai saat ini harga bawang putih impor terus melonjak di pasaran yang mencapai Rp55.000 per kilogram.

Ia berharap melalui kegiatan tersebut harga bawang putih di Kota Solok kembali stabil, khususnya di Pasar Raya Solok menurun.

Tujuan operasi pasar bawang putih murah ini untuk menstabilkan harga di pasaran. Selain itu memberikan harga yang relatif murah ke masyarakat.

Sementara itu, salah seorang pembeli Linda (39) mengatakan sangat bersyukur adanya operasi pasar yang diadakan Pemerintah daerah setempat sehingga mendapatkan bawang putih dengan harga terjangkau dengan Rp32.000 per kilogram.

"Belum ada seminggu yang lalu, bawang putih memang naik. Saya beli Rp54.000 per kilogram," katanya.

Ia menyebutkan memang ada informasi beredar jika kenaikan bawang putih impor naik karena adanya isu virus Corona. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar