Hujan deras di Agam, terjadi banjir dan longsor pada lima titik

id berita agam, berita sumbar, banjir, longsor

Hujan deras di Agam, terjadi banjir dan longsor pada lima titik

Salah seorang warga sedang melihat tumpukan material longsor menimbun rumah warga Tabek Palambiang, Jorong XII Kampuang, Nagari Canduang Koto Laweh, Kecamatan Canduang, Sabtu (15/2). Ist (Antara/Istimewa)

Lubukbasung, (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat menyatakan lima titik banjir dan longsor melanda daerah itu pascahujan cukup tinggi, Sabtu (15/2) sore.

"Tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu dan anggota Satgas BPBD setempat telah menuju lokasi," kata Kepala Pelaksana BPBD Agam Muhammad Lutfi Ar di Lubukbasung, Sabtu.

Ia mengatakan, banjir terjadi di Jorong Bingkudu, Nagari Canduang Koto Laweh, Kecamatan Canduang pada pukul 17.30 WIB.

Banjir menggenangi lahan pertanian seluas dua hektare dan menggenangi ruas jalan setinggi 20-30 centimeter.

Banjir juga melanda Sungai Buluh, Nagari Cingkariang, Kecamatan Banuhampu akibat meluapnya air irigasi.

"Air menggenangi badan jalan dan halaman rumah warga setinggi 30 centimeter," katanya.

Sedangkan tanah longsor terjadi di Jorong 100 Janjang, Nagari Canduang Koto Laweh, Kecamatan Canduang.

Tanah longsor itu membawa badan jalan dan tidak berdampak pada akses jalan.

"Tanah longsor hanya berdekatan dengan rumah masyarakat dan berpotensi mengenai rumah warga," katanya.

Ia menambahkan, tanah longsor juga terjadi di Tabek Palambiang, Jorong XII Kampuang, Nagari Canduang Koto Laweh, Kecamatan Canduang, mengakibatkan rumah milik Tek Baya (85) rusak tertimbun longsor.

"Saat ini korban telah dievakuasi ke rumah cucunya tidak jauh dari lokasi," katanya.

Longsor di Jorong Lasi Tuo, Nagari Lasi, Kecamatan Canduang mengenai dinding belakang asrama Pondok Pesantren Asabul Yamin, namun santri pondok pesantren telah melakukan gotong royong membersihkan material.

Pewarta :
Editor: Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar