2020, dana desa Agam bertambah Rp2,67 miliar terbanyak Nagari Bawan

id anggaran dana desa,nagari bawan,add agam,manfaat dana desa

2020, dana desa Agam bertambah Rp2,67 miliar terbanyak Nagari Bawan

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari Kabupaten Agam, Teddy Marta. (ANTARA/Yusrizal)

Lubukbasung, (ANTARA) - Alokasi dana desa di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, bertambah Rp2,67 miliar dari Rp74,25 miliar pada 2019 menjadi Rp76,92 miliar untuk 2020.

"Pada pagu indikatif dana desa yang bersumber dari APBN itu sebesar Rp76,92 miliar dan dana desa sebelumnya Rp74,25 miliar," kataKepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Agam Teddy Marta didampingi Sekretaris DPMN Agam Wahyu Bestari di Lubukbasung, Selasa.

Ia mengatakan, dana desa Rp76,92 miliar itu untuk 82 nagari atau desa adat yang tersebar di Agam.

Sementara Nagari Bawan terbesar mendapatkan dana desa Rp1,87 miliar disusul Nagari Manggopoh Rp1,78 miliar, kemudian Tiku Utara Rp1,36 miliar.

Sedangkan Nagari Guguk Tabek Sarojo paling kecil mendapatkan dana desa Rp747,61 juta, Nagari Pasia Rp748,11 juta, Nagari Koto Baru Rp748,49 juta.

Besaran dana desa diterima nagari ini berdasarkan jumlah keluarga miskin, luas daerah dan lainnya. Alokasi dana yang akan diterima setiap nagari menunggu peraturan bupati.

"Apabila Perbup sudah keluar, maka dana itu sudah bisa dicairkan oleh 82 nagari. Dana ini digunakan untuk infrastruktur, pembinaan masyarakat dan lainnya," tegasnya.

Ia menambahkan, syarat pencairan dana desa tahap satu itu berupa APB Nagari, laporan dana desa sebelumnya dan lainnya.

Saat ini belum ada nagari yang mengajukan laporan penggunaan dana desa sebelumnya.

"Berkemungkinan laporan itu masuk dalam waktu dekat," katanya.

Anggaran dana nagari yang bersumber dari APBD 2020 mengalami juga naik dari Rp85,21 miliar pada 2019 menjadi Rp85,76 miliar 2020. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar