Ratusan wisatawan China kunjungi tiga objek wisata Pariaman (Video)

id Pariaman,China, wisatawan

Ratusan wisatawan China kunjungi tiga objek wisata Pariaman (Video)

Seorang wisatawan memegang  kamera mengikuti anak beruk untuk diambil fotonya di Sekolah Tinggi Ilmu Beruk di Desa Apar,  Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Sumbar,  Minggu.  (ANTARA/ Aadiaat M. S. ) (ANTARA/ Aadiaat M. S. )

Pariaman (ANTARA) - Sebanyak 170 wisatawan asal Kunming, Provinsi Yunnan, Republik Rakyat Tingkok mengunjungi tiga objek wisata di Kota Pariaman, Sumatera Barat dan disuguhkan kesenian kebudayaan di daerah itu.

"Ini efektif untuk mempromosikan objek wisata yang ada di Pariaman dan sesuai dengan tujuan kami untuk menduniakan wisata Pariaman," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata dan Kabudayaan Kota Pariaman Alfian di Pariaman, Minggu.

Ia menyebutkan tiga objek wisata itu yaitu rumah tabuik, Pantai Gandoriah, dan Sekolah Tinggi Ilmu Beruk (STIB).

Ia menyampaikan tiga objek wisata itu memiliki keunggulan, keunikan, dan akses jalan yang mudah serta dua dari tiga objek wisata itu ditampilkan atraksi kebudayaan setempat.

Adapun kesenian yang ditampilkan tersebut yaitu di rumah tabuik ditampilkan kesenian gandang tasa serta diperkenalkan tentang tabuik.

Selain itu, lanjutnya di STIB ditampilkan kesenian silat dan atraksi beruk memetik kelapa yang memiliki keunikan tersendiri.

"Terakhir wisatawan dijamu makan siang di Rumah Dinas Wali Kota Pariaman," katanya.

Sedangkan di Rumah Dinas Wali Kota Pariaman ditampilkan tarian dalam randai, lagu minang, serta makanan khas Minangkabau.

Sementara itu, pemandu wisatawan tersebut Andra mengatakan jumlah wisatawan asal Cina tersebut berjumlah 170 orang dari 174 orang yang dijadwalkan.

"Sisanya cutinya ditangguhkan karena Cina sekarang merebaknya virus corona jadi tenaganya dibutuhkan," ujar dia.

Ia mengatakan setelah di Pariaman wisatawan tersebut berlanjut ke Bukittinggi dan menginap semalam. Paginya ia akan menunju Padang dan nanti akan ke Mandeh, Pesisir Selatan.

"Lama wisatawan ini di Sumbar selama lima hari enam malam," tambahnya.



Pewarta :
Editor: Mario Sofia Nasution
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar