Pasa Ateh sediakan tempat untuk 510 pedagang lapangan

id Pada ateh,pkl,lapak

Pasa Ateh sediakan tempat untuk 510 pedagang lapangan

Pekerja membersihkan area lantai empat Pasa Ateh yang akan digunakan untuk pedagang lapangan. (ANTARA SUMBAR/Ira Febrianti)

Bukittinggi (ANTARA) - Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat menyatakan di pusat pertokoan Pasa Ateh yang baru selesai dibangun juga menyediakan ruang bagi 510 pedagang lapangan yang sebelumnya berjualan di area sekeliling bangunan pasar.

"Karena pasar sudah selesai dibangun, bagi pedagang lapangan disediakan ruangan di dalam pasar sehingga sekeliling pasar bersih dari pedagang lapangan," kata Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Bukittinggi M Idris di Bukittinggi, Sabtu.

Ia menerangkan bangunan Pasa Ateh terdiri dari empat lantai di mana lantai empat akan digunakan untuk pedagang lapangan bulanan dan pedagang kaki lima yang sebelum kebakaran melanda pasar itu pada Oktober 2017, berjualan di area sekeliling bangunan pasar.

Bagi pedagang lapangan bulanan pihaknya menyediakan waktu sampai 31 Januari 2020 untuk pendaftaran dilanjutkan awal Februari 2020 pendaftaran bagi pedagang kaki lima.

"Untuk pedagang lapangan bulanan sebanyak 210 pedagang dan 300 pedagang kaki lima. Semua beraktivitas di dalam pasar di lantai empat sehingga area luar bangunan tidak ada lagi pedagang lapangan," terangnya.

Sementara untuk toko yang berjumlah 810 saat ini sudah terisi semua dengan rincian 732 pedagang pemegang kartu kuning atau pemegang izin dan 78 pedagang yang di pasar sebelumnya mengontrak kepada pemegang kartu kuning.

Pasa Ateh Bukittinggi dibangun kembali pada Oktober 2018 setelah diruntuhkan karena dinyatakan tidak layak digunakan lagi usai terbakar pada Oktober 2017.

Pasar empat lantai itu dibangun dengan konsep "green building" dan memenuhi unsur keselamatan dengan dilengkapi sistem proteksi kebakaran dan tahan gempa.

Pasa Ateh memiliki luas bangunan 39.789 meter persegi dengan fasilitas tambahan berupa area parkir untuk kendaraan roda empat, taman, eskalator dan lainnya.(*)

Pewarta :
Editor: Miko Elfisha
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar