Lantik 55 wali nagari, Bupati Solok ingatkan kelola dana nagari

id gusmal,dana desa,wali nagari

Lantik 55 wali nagari, Bupati Solok ingatkan kelola dana nagari

Bupati Solok, Gusmal diwawancarai usai pelantikan 55 wali nagari di Koto Baru, Senin. (Antara sumbar/ Tri Asmaini)

​​​​​​​Arosuka (ANTARA) - Bupati Solok, Sumatera Barat, Gusmal mengingatkan wali nagari (kepala desa adat) terpilih yang telah dilantik agar berhati-hati dalam mengelola dana nagari.

"Wali nagari yang baru hendaknya mengetahui penggunaan dan peruntukan dana nagari, harus pandai mengelola sesuai undang-undang, dan transparansi dalam pengelolaan," katanya seusai pelantikan 55 wali nagari se Kabupaten Solok, Senin.

Menurutnya, nanti wali nagari mempunyai tanggung jawab dalam menyampaikan berbagai hasil pembangunan ke masyarakatnya.

Apalagi, pada 2020 ini pemerintah telah mengalokasikan anggaran kurang lebih sebesar Rp153 miliar untuk seluruh nagari di Kabupaten Solok. Dana tersebut dialokasikan dalam bentuk Alokasi Dana Nagari (ADN).

Pihaknya berharap dengan dana desa, wali nagari dapat menciptakan inovasi-inovasi dalam membangun nagarinya masing-masing sehingga lebih maju.

Selain itu, Gusmal juga mengingatkan jelang pilkada 2020, agar Wali nagari tetap menjaga netralitas dan kekondusifan daerah.

"Jangan sampai, ada pihak yang memihak ke salah satu calon bupati atau gubernur, sehingga mempengaruhi masyarakat nagari yang dipimpinnya," sebutnya.

Ia berharap wali nagari terpilih yang baru dapat menjalankan pemerintahan nagarinya dengan bersih dan terkelola dengan baik.

Untuk menciptakan pemerintahan yang baik tentu dalam pengangkatan dan pemberhentikan perangkat nagari agar berpedoman pada aturan yang berlaku dan tidak boleh sembarangan.

"Pilihlah perangkat nagari yang benar-benar akan bekerja keras, dan kompeten untuk membangun nagari, bukan hanya unsur kedekatan semata," ujarnya.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar