Komisioner KPID Sumbar: Mosi Integral Natsir gagasan persatukan Indonesia

id berita padang, berita sumbar, mosi integral natsir

Komisioner KPID Sumbar: Mosi Integral Natsir  gagasan persatukan Indonesia

Komisioner KPID Sumbar Jimmy Syah Putra Ginting (Antara/Istimewa)

Padang, (ANTARA) - Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jimmy Syah Putra Ginting mengemukakan Mosi Integral Natsir merupakangagasan dan upaya menjaga persatuan Indonesia dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI.

"Sebelum itu, Indonesia terpecah menjadi 16 negara bagian atau federal. Dengan disepakatinya Mosi Integral Natsir, mendorong Soekarno memproklamirkan kembali kepada NKRI pada 17 Agustus 1950," kata dia pada Seminar Nasional dengan tema “Bijak Menggunakan Smartphone Bagi Kalangan Millenial” yang digelar oleh Himpunan Pemuda dan Mahasiswa Sungai Nanam (Hipma SN) di 2 Lembah Gumanti

Melalui siaran pers yang diterima Antara Sumbar ia menuturkan peristiwa bersejarah ini perlu diperingati setiap tahun sebagai langkah maju menjaga keutuhan NKRI dan mengenang semangat perjuangan para pejuang menjaga keutuhan NKRI.

“Sebaiknya 3 April ditetapkan menjadi Hari Besar Nasional Indonesia” ujar dia.

Menurut Jimmi Hipma SN dan generasi muda perlu menggali dan meneladani sosok Muhammad Natsir, tokoh nasional yang juga ulama sekaligus negarawan.

Natsir adalah putra daerah Alahan Panjang - Lembah Gumanti yang memprakarsai Mosi Integral Natsir, sekaligus menjadi Perdana Menteri Indonesia, namun memiliki sikap bersahaja dan menjadi perekat antar sesama. Kita perlu meneladaninya, ujar dia.

Pada sisi lain ia menyampaikan jumlah pengguna ponsel lebih besar dari total populasi penduduk Indonesia. Oleh karena itu, sebagai generasi millenial pelajar perlu bijak menggunakan telepon pintar.

"Manfaatkan smartphone untuk keperluan yang berguna dan hindari dari hal-hal yang tidak bermanfaat, terutama menghindari konten pornografi dan konten hoaks apalagi sampai ikut menyebar berita yang tidak terverifikasi kebenarannya, kata dia

“Perlu diketahui, berdasarkan data aduan konten tahun 2019 ke Kementerian Kominfo, konten Pornografi, fitnah, konten yang meresahkan masyarakat, perjudian, penipuan, dan hoaks menempati jumlah aduan paling banyak," ujarnya lagi.

Sekretaris Hipma Sungai Nanam Riki Riyanto menyampaikan seminar nasional merupakan rangkaian acara dalam rangka memperingati hari jadi HIPMA SN yang ke-5 .

Akan ada acara pentas seni dan tradisi budaya minangkabau pada 19 Januari 2020 di Lapangan Sepak Bola Air Beluluk.

Turut hadir pada acara seminar Sekretaris Nagari Harmisriono Adlis, Babinsa Mulyono, Kepala SMPN 2 Lembah Gumanti Atmawinarni, Anggota Badan Permusyawaratan Nagari Husni Al Harid, Ketua KAMMI Sumbar Abu Said, Staf KPID Sumbar Wahyu Aswandi, guru dari sekolah yang mendampingi peserta, dan tokoh pemuda Lembah Gumanti. (*)

Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar