Padang Panjang butuh sarana olahraga representatif

id padang panjang,sarana olahraga

Padang Panjang butuh sarana olahraga representatif

Anak muda di Padang Panjang mengikuti pertandingan sepakbola. (ANTARA/HO-Diskominfo Padang Panjang)

Padang Panjang (ANTARA) - Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Padang Panjang melalui Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Alanda Syarif menyampaikan bahwa para atlet dan penggemar olahraga di Kota Padang Panjang sangat membutuhkan sarana dan prasarana olahraga yang representatif.

"Keingin menikmati olahraga terkendala cuaca. Karena dilaksanakan di luar ruangan, jika intensitas hujan tinggi, angin kencang atau kondisi lainnya maka aktivitas olahraga terganggu," katanya di Padang Panjang, Jumat.

Kompetisi olahraga zaman sekarang, ujarnya, sudah dikemas sebagai suatu pertunjukan yang juga harus didukung oleh sarana dan prasarana yang baik.

Tercatat bahwa kota berhawa sejuk itu sejak terakhir kali menjadi tuan rumah Porprov pada 1992, tidak ada lagi melaksanakan pembangunan sarana dan prasarana olahraga baru yang representatif.

Keinginan pembangunan sarana dan prasarana olahrga sebenarnya sudah sejak lama direncanakan dan tertuang dalam visi jangka panjang 2005-2025 yakni "kota yang maju, lestari dan islami", kata maju bermakna memiliki sarana dan prasarana yang memadai.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Pemerintah Kota Padang Panjang di bawah kepemimpinan Fadly Amran dan Asrul telah menuangkannya dalam dokumen RPJMD 2018-2023 dengan visi jangka menengah “untuk kejayaan Padang Panjang yang bermarwah dan bermartabat”.

"Dalam penerapannya terdapat empat pilar, salah satunya adalah ekonomi dan dalam bidang infrastruktur telah direncanakan beberapa kegiatan strategis salah satunya adalah pembangunan Sport Centre," katanya.

“Sport centre yang ingin dibangun akan memperhatikan segala aspek untuk memberikan manfaat sebesarnya kepada masyarakat. Inilah sarana olahraga yang dibutuhkan masyarakat berupa gedung tertutup dan tempat duduk nyaman bagi penonton," katanya.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar