Sempat beredar kabar penculikan, berikut keterangan polisi Tanah Datar

id Penculikan,Polres Tanah Datar,Pertengkaran suami istri

Sempat beredar kabar penculikan, berikut keterangan polisi Tanah Datar

Mapolres Tanah Datar. (Antara/Etri Saputra)

Padang (ANTARA) - Kepolisian Resor Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar), membantah adanya peristiwa penculikan anak yang terjadi di daerah setempat sebagaimana yang beredar di sejumlah grup whatsapp dan media sosial pada Senin (13/1) malam.

"Perlu saya luruskan bahwa itu bukan peristiwa penculikan anak, tapi pertengkaran antara pasangan suami-isteri," kata Kepala Satuan Reskrim Polres Tanah Datar AKP Purwanto, dihubungi dari Padang, Senin malam.

Ia mengatakan pasangan suami-isteri itu bertengkar saat tengah berada di mobil sejak di Sitangkai, dan si isteri minta diturunkan.

Hal itu yang kemungkinan didengar oleh masyarakat lain, sehingga memunculkan asumsi adanya peristiwa penculikan anak.

Setelah itu sang suami menurunkan isterinya dari mobil jenis minibus sekitar 300 meter dari lokasi pertengkaran, dan sang isteri pulang ke rumah daerah Sungai Ameh.

Sedangkan suami terus menuju arah Talawi, tempat ia diamankan oleh petugas.

Setelah diberhentikan, polisi langsung mengamankan suami untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, mengingat hal itu menarik perhatian masyarakat setempat.

"Yang bersangkutan kami amankan dan dimintai keterangan, ia mengaku terlibat pertengkaran dengan isteri," katanya.

Setelah itu polisi menjemput sang isteri untuk menklarifikasi keterangan tersebut, dan keterangan keduanya sama.

Ia mengatakan polisi telah mengambil keterangan pada dua orang tersebut hingga sekitar pukul 23.30 WIB.

Pada bagian lain, polisi mengimbau agar masyarakat menahan diri serta senantiasa memastikan setiap informasi yang diterima.

Sehingga tidak termakan oleh isu ataupun informasi yang tidak benar, atau belum bisa dipastikan kebenarannya.

"Kami akan selalu memantau dan merespon cepat setiap informasi yang beredar di tengah masyarakat, terutama yang meresahkan. Sebagai fungsi menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat," katanya menegaskan.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar