Pengusaha Burhanuddin mendaftar sebagai bakal calon bupati ke PPP

id Burhanuddin,PPP,pilkada 2020,berita pesisir selatan,pesisir selatan terkini,berita sumbar

Pengusaha Burhanuddin mendaftar sebagai bakal calon bupati ke PPP

Burhanuddin didampingi sejumlah tokoh saat mendaftar ke DPC PPP Pesisir Selatan. (Antara/ist)

Painan, (ANTARA) - Pengusaha bidang konstruksi asal Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Burhanuddin mendaftar sebagai bakal calon bupati ke DPC PPP setempat untuk diusung pada Pilkada 2020.

"Saya optimistis menatap pilkada 2020, dan PPP merupakan partai yang ke tiga saya mendaftarkan diri," kata Burhanuddin didampingi sejumlah tokoh usai mendaftar di kantor DPC PPP Pesisir Selatan di Painan, Kamis.

Kendati sudah mendaftar di tiga partai, Burhanuddin yang juga calon bupati pada pilkada setempat pada 2015, mengaku masih akan berkomunikasi dengan tim, apakah masih akan mendaftar ke partai lain atau tidak.

"Kami masih memantau perkembangan terkini, jika mengharuskan untuk mendaftar ke partai lain maka kami akan mendaftar," sebutnya.

Pada Selasa, 17 Desember 2019 dia mendaftar ke DPC Partai Demokrat Pesisir Selatan, setelah sebelumnya juga mendaftar ke DPD Partai Amanat Nasional (PAN) daerah setempat.

Kendati sudah mematangkan berbagai persiapan, pihaknya hingga saat ini masih belum menentukan pasangan dalam menghadapi pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

"Untuk pasangan kami masih melihat perkembangan, kendati demikian dengan persiapan yang ada kami optimistis meraih hasil positif," sebutnya.

Sementara itu, Sekretaris Panitia Seleksi Pilkada 2020 DPC PPP Pesisir Selatan, Ari Nurkomarimenyebut, pendaftaran calon kepala daerah di partai berlambang ka'bah telah dimulai sejak awal Desember 2019.

"Burhannudin merupakan satu dari beberapa tokoh yang mendaftar untuk maju pada pilkada 2020," kata dia.

Setelah dokumen persyaratan dari kandidat diterima, selanjutnya akan diproses di tingkat DPW PPP Sumatera Barat dan berikutnya digodok di DPP PPP. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar