Kasus tindak pidana di Pariaman turun 19 persen, 2020 Kapolres tekankan penyelesaian kasus

id kasus tindak pidana,kasus tindak pidana di pariaman,berita pariaman,pariaman terkini,berita sumbar,polres pariaman

Kasus tindak pidana di Pariaman turun 19 persen, 2020 Kapolres tekankan penyelesaian kasus

Kapolres Pariaman, Sumbar AKBP Andry Kurniawan (tengah) didampingi Wakapolres Pariaman Kompol Yuhendri (kiri) saat jumpa pers serta analisa dan evaluasi kasus di wilayah hukum instansi itu selama 2019 di Pariaman, Selasa. (Antara Sumbar/Aadiaat M.S. )

Pariaman, (ANTARA) - Kasus tindak pidana yang terjadi di wilayah Kepolisian Resor Kota Pariaman, Sumatera Barat pada 2019 mencapai 433 kasus, atau turun 102 kasus (19 persen) dari 2018 yang mencapai 535 kasus.

"Namun persentase penyelesaiannya kasus juga turun, untuk itu pada 2020 penyelesaian kasus harus ditingkatkan," kata Kapolres Pariaman AKBP Andry Kurniawan saat jumpa pers serta analisa dan evaluasi kasus di wilayah hukum instansi itu di Pariaman, Selasa.

Penyelesaian kasus pada 2018 mencapai 327 kasus atau 61,12 persen, sedangkan pada 2019 hanya 250 kasus atau 57,73 persen.

Ia mengatakan peningkatan penyelesaian kasus harus dievaluasi setiap bulan, memetakan lokasi dan jam rawan.

Langkah yang diambil adalah dengan lebih mengutamakan patroli dialogis kepada warga sehingga tindak pidana bisa turun dan penyelesaiannya naik.

"Saya memerintahkan anggota untuk lebih mengungkap hilirnya daripada mudiknya, contohnya kalau pencurian motor lebih kepada penadahnya sehingga dapat memutus mata rantainya," katanya.

Terkait kasus yang menonjol pada 2019 yaitu pencurian dengan pemberatan 32 kasus, pencurian dengan kekerasan dua kasus.

Lalu pencurian kendaraan bermotor 63 kasus, pengrusakan tujuh kasus, penipuan 29 kasus, kebakaran tiga kasus, narkoba 35 kasus, judi 10 kasus, penggelapan 39 kasus.

"Kasus-kasus itu merupakan kasus juga yang mendominasi pada 2018," ujarnya.

Ia menyebutkan pada 2018 kasus menonjol tersebut yaitu pencurian dengan pemberatan 48 kasus, pencurian dengan kekerasan 14 kasus.

Lalu pencurian kendaraan bermotor 75 kasus, pengrusakan 17 kasus, penipuan 29 kasus, narkoba 36 kasus, judi delapan kasus, penggelapan 29 kasus. (*)

Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar