Jumlah warga terdampak banjir Bukittinggi 132 KK, tersebar di tiga kecamatan

id Banjir Bukittinggi,Korban Banjir Bukittinggi,Bukittinggi

Jumlah warga terdampak banjir Bukittinggi 132 KK, tersebar di tiga kecamatan

Banjir yang merendam Bukittinggi pada Kamis malam (19/12) (Antara/istimewa)

Padang (ANTARA) - Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) mencatat jumlah warga yang terdampak peristiwa banjir di daerah itu mencapai 132 Kepala Keluarga (KK).

"Titik banjir terbagi di tiga Kecamatan yakni Aur Birugo Tigo Beleh, Guguak Panjang, dan Mandi Angin Koto Selayan," kata Kepala Pelaksana BPBD Bukittinggi Ibentaro Samudra, di Padang, Jumat.

Ia mengatakan sejak Jumat dinihari hingga saat ini pihaknya serta tim gabungan lain masih fokus menangani dampak dari peristiwa banjir yang terjadi Kamis malam.

Rincian data yang terdampak banjir di antaranya adalah Kelurahan Pulau Anak Air, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan dengan jumlah 40 KK.

Kemudian Kelurahan Sapiran sebanyak 21 KK, dan Bukik Cangang Kayu Ramang sebanyak 60 KK.

Untuk kawasan Bukik Cangang Kayu Ramang, genangan air juga masuk ke Rumah Sakit Yarsi, kantor lurah, SDN 12, SMPN 1, dan lainnya.

"Peristiwa banjir sekarang termasuk yang besar di Bukittinggi, karena sebelumnya genangan air tidak pernah sampai masuk ke RS Yarsi," katanya.

Selain banjir, longsor juga terjadi di dua titik yaitu di Bawah Jembatan Limpapeh Mess BNI, Kelurahan Benteng Pasar Atas.

Kemudian di Kelurahan Bukik Cangang Kayu Ramang dengan dampak satu unit mobil yang sedang terparkir saat kejadian.

Sementara jalan terban terjadi di Kelurahan Gulai Bancah, Guguak Panjang. Peristiwa itu mengakibatkan warga Harmusti (64) meninggal dunia, usai terperosok ke dalam lubang.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar