Telkomsel ajak mahasiswa dan relawan siap tanggap bencana

id Telkomsel, bencana, mahasiswa, siaga, sumatera barat, padang

Telkomsel ajak mahasiswa dan relawan siap tanggap bencana

Tim Telkomsel beri pelatihan untuk membekali kesiapsiagaan bagi mahasiswa di Unand Padang. (Istimewa)

Padang (ANTARA) - Telkomsel ajak mahasiswa, relawan, serta sejumlah masyarakat di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), untuk siap tanggap terhadap bencana, maka perlu diberi pembekalan melalui pelatihan.

"Tujuan pelatihan adalah mempersiapkan anak-anak muda yang masih duduk di bangku kuliah serta relawan, agar mengetahui cara-cara sederhana mengatasi bencana," kata General Manager Corporate Social Responsibility, Tubagus Husniyullah, dalam keterang pers yang diterima di Padang, Kamis.

Pelatihan tanggap bencana untuk kalangan mahasiswa itu diselenggarakan pada 10-11 Desember 2019 di Universitas Andalas (Unand) Padang.

Menurut dia, jika setiap orang khususnya anak muda yang sudah dibekali pelatihan tentang kebencanaan, maka akan mempermudah tim bencana saat berada di lapangan dan proses evakuasi.

Sebab, mereka akan mengetahui bagaimana menghadapi bencana, siapa yang harus diutamakan untuk ditolong, dan cara yang tepat memberikan pertolongan.

Membantu orang lain saat ditimpabencana alam, kata Tubagus, juga akan mendorong rasa empati anak muda.

Selain itu, anak-anak muda dan relawan yang sudah dibekali ilmu kebencanaan diharapkan menjadi suatutim peduli bencanadi tiap wilayah.

Mengingat bencana tidak dapat diprediksi bisa datang kapan dan di mana saja tanpa pernah diduga sebelumnya.

Kondisi dibeberapa lokasi Indonesia merupakan wilayah yang memiliki karateristik geografis rawanbencana alam.

Terletak di wilayah cincin api dunia, Indonesia rawan diguncang gempa bumi hingga gelombang tsunami.

Gunung-gunung berapi yang terdapat di hampir semua pulau juga menambah rentetan kemungkinan terjadinya bencana vulkanologi.

Posisi Indonesia yang berada di atas garis khatulistiwa membuat Indonesia hanya memiliki dua musim. Yakni kemarau dan hujan. Musim kemarau dapat menyebabkan kekeringan juga kebakaran hutan. Sementara musim hujan biasanya mengakibatkan banjir.

Untuk itu, masyarakat diharapkan memiliki kesiapsiagaan menghadapi bencana yang bisa terjadi sewaktu-waktu dan di mana saja.

Karena itu pelatihan digelar Telkomsel dan dilaksanakan di 10 kota Indonesia, termasuk Kota Padang.

Harapannya, akan terbentuk 10 Tim Bencana. Ilmu yang sudah diperoleh peserta juga bisa dibagi kepada teman-temannya maupun keluarga.

Pada bagian lain, Telkomsel juga memiliki Telkomsel Emergency Response & Recovery Activity (TERRA) yang merupakan komitmen Telkomsel, menghadapi bencana.

TERRA selalu siaga bersama pemerintah membantu masyarakat jika terjadi bencana.

Menurut Tubagus, pelatihan bencana yang dilakukan di 10 kota, lebih banyak mengadopsi bagaimana TERRA saat berada di kawasan bencana.

"Tim Siaga TERRA memang sudah terlatih dan ahli dalam menghadapi dan mengatasi bencana yang terjadi. Jadi kami ingin mentransfer ilmu TERRA pada anak-anak muda," lanjutnya.

Tubagus menambahkan, bentuk pelatihan bencana yang diberikan pada peserta mulai dari pelatihan tanggap bencana.

Kemudian pelatihan fotografi untuk melaporkan kondisi perkembangan di daerah bencana dan teknik penanganan bencana yang efektif.
Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar