Asrama Haji Padang Pariaman digunakan untuk Penas Tani 2020

id Penas Tani 2020,Asrama Haji Padang Pariaman,Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Padang Pariaman

Asrama Haji Padang Pariaman digunakan untuk Penas Tani 2020

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Padang Pariaman, Yurisman Yakub. (Antara Sumbar/Aadiat MS)

Parit Malintang  (ANTARA) - Asrama Haji yang terletak di Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan Pekan Nasional Petani Nelayan (Penas Tani) yang diselenggarakan pada 20 sampai dengan 25 Juni 2020.

"Lokasi tersebut merupakan permintaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar dan kami hanya memfasilitasinya," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Padang Pariaman Yurisman Yakub di Parit Malintang, Kamis.

Ia mengatakan pihaknya siap menjadi tuan rumah pertemuan petani nelayan di seluruh Indonesia tersebut dan hal itu pun juga didukung oleh warga setempat.

Meskipun telah menyatakan kesiapan dan mendapatkan dukungan, lanjutnya namun pihaknya belum mulai menyosialisasikan kepada warga secara menyeluruh di daerah itu tentang peserta Penas Tani yang diperkirakan berjumlah 30 ribu hingga 50 ribu itu akan menginap di rumah warga.

Namun, kata dia semenjak diminta sebagai tuan rumah Penas Tani 2020 pihaknya telah memulai mendata rumah warga di daerah itu yang bisa dijadikan penginapan peserta kegiatan itu.

"Kami mendapatkan informasi Padang Pariaman sebagai tuan rumah Penas Tani pada 3 Desember lalu, semenjak itu sudah memulai pendataan," katanya.

Oleh sebab itu, dirinya belum bisa menyebutkan berapa jumlah dana yang harus dikucurkan namun ia meyakini ada dana yang dialokasikan Pemprov Sumbar untuk menyukseskan kegiatan berskala nasional itu.

"Besok ada rapat di Pemprov Sumbar nanti kami akan sampaikan terkait dana ini," ujarnya.

Ia mengatakan dirinya tidak mengetahui penyebab Kota Padang batal sebagai lokasi pelaksanaan Penas Tani namun dia mengetahui perihal Gubernur Sumbar yang menelepon Bupati Padang Pariaman untuk menanyakan kesiapan jika daerah itu menjadi tuan rumah kegiatan nasional tersebut.

Ia menyampaikan Penas Tani merupakan ajang pertukaran inovasi antar petani nelayan se-Indonesia, memajangkan teknologi pertanian terbarukan dari Kementerian Pertanian serta sosialisasi kebijakan terbaru tentang pertanian.

Sebelumnya Wakil Gubenur Sumbar Nasrul Abit menyampaikan lokasi Penas Tani dipindahkan ke Padang Pariaman berdasarkan evaluasi dari Kementerian Pertanian dan Litbang SDM.

Menurut Kementan ada persoalan yang belum diselesaikan di Padang sementara saat ini sudah harus menanamkan demplot tanaman, kata Nasrul.

Ia mengatakan setelah ada evaluasi terkait masalah lahan, tanaman, pemondokan dan air maka dihasilkan rekomendasi lokasi Penas Tani dipindahkan dari Kota Padang.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar