Korban hanyut di Batang Jujuan Solok Selatan ditemukan meninggal di Muaro Bungo

id korban hanyut,berita solok selatan,BPBD solok selatan,berita sumbar

Korban hanyut di Batang Jujuan Solok Selatan ditemukan meninggal di Muaro Bungo

Petugas BPBD Solok Selatan menggunakan perahu karet ketika melakukan pencarian terhadap Waryono yang hanyut di Batang Jujuan. (Ist)

Padang Aro, (ANTARA) - Waryono (48) karyawan PT Bina Pratama Sakato Jaya yang hanyut di Batang Jujuan, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat pada Sabtu (7/12) ditemukan meninggal dan mengambang di sungai Muaro Bungo, Provinsi Jambi.

"Ciri-ciri korban pakai baju kemeja warna biru dilapisi jaket warna coklat dan celana warna hitam sudah diidentifikasi oleh keluarga, dan itu memang korban yang hanyut di Solok Selatan," kata Kalaksa BPBDKabupaten Solok Selatan, Richi Amrandi Padang Aro, Selasa.

Identifikasi korban hanyut tersebut didampingi Basarnasdi Puskesmas Rantau Ikil Kabupaten Muaro Bungo.

Selanjutnya jenazah korban dibawa menuju rumah duka untuk dimakamkan oleh pihak keluarganya di Simpang Kelapa Blok D, Jorong Ranah Makmur Kabupaten Dharmasraya.

Sedangkan sepeda motor korban sudah ditemukan pada Senin (9/12) tidak jauh dari lokasi hanyut.

Pencarian Waryono yang hanyut di Batang Jujuan sudah dilakukan selama tiga hari oleh BPBD Solok Selatan dan Dharmasraya serta Basarnas dibantu masyarakat.

Pencarian dilakukan dengan cara penelusuran aliran sungai serta menyelami sungai yang diperkirakan lokasi korban tenggelam.

Waryono merupakan karyawan pabrik di PT SS2 di Kabupaten Solok Selatan. Ia hanyut terbawa derasnya aliran sungai Batang Jujuan saat ingin menyeberang jembatan pada Sabtu pukul 11.00 Wib.

Korban melintas di jembatan Pos satu dengan sepeda motor Merek Honda Revo dari rumah ke tempat kerja, dan saat melewati jembatan motor korban didorong air sungai sehingga korban jatuh dan langsung diseret air sungai Batang Jujuan.

Akibat intensitas hujan tinggidi Kabupaten Solok Selatan pada Sabtu (7/12) membuat sejumlah sungai meluap, dan salah satunya Batang Jujuan yang menelan korban jiwa.

Masyarakat diimbau tetap waspada terutama saat menyeberangi sungai saat debit airnya deras, karena curah hujan masih tinggi. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar