Empat rumah rusak tertimpa pohon di Agam

id Rumahrusakdiagam,rumahditimpapohon

Empat rumah rusak tertimpa pohon di Agam

Ket foto Pohon kayu menimpa rumah warga Muaro Pasia Tiku, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjungmutiara, Minggu (8/12). (ANTARA SUMBAR/ist)

Lubuk Basung (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat menyatakan empat unit rumah rusak akibat tertimpa pohon saat curah hujan tinggi melanda daerah itu, Minggu (8/12) siang.

"Keempat unit rumah itu rusak pada bagian atap dan dinding dapur," kata Kepala BPBD Agam Muhammad Lutfi Ar di dampingi anggota Pusdalog, Lukman di Lubukbasung, Minggu.

Ia mengatakan, keempat rumah itu milik Yuliana (44), Edi Saputra (46) dan Rita Jafriana (49) warga Jorong Kubu, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjungraya.

Sementara satu unit rumah milik Saltani (77) warga Muaro Pasia Tiku, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjungmutiara.

"Akibat kejadian ini korban mengalami kerugian Rp157,5 juta," katanya.

Untuk membersihkan material kayu yang menimpa rumah warga, BPBD Agam mengerahkan anggota Satgas dan Tim Reaksi Cepat.

"Anggota sudah berada di lokasi untuk melakukan pendataan dan pembersihan material kayu," katanya.

Ia menambahkan, curah hujan disertai angin kencang juga mengakibatkan pohon tumbang menutupi badan jalan di Kelol 22 Jorong Kuok Tigo Koto, Nagari Matua Mudik, Kecamatan Matur,

Material kayu itu mengganggu arus lalu lintas menghubungkan Lubukbasung menuju Bukittinggi.

"Material kayu sudah selesai dibersihkan sehingga arus lalulintas menjadi lancar," katanya.

Dengan kejadian ini, Lutfi mengimbau warga dan pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan dengan agar tidak menjadi korban pohon tumbang dan longsor. (*)

Pewarta :
Editor: Miko Elfisha
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar