Pemko Pariaman memotret dari udara dengan kamera 360 derajat promosikan pariwisata

id Pantai Gandoria,Pariwisata Pariaman,Tabuik Pariaman,Promosi wisata Pariaman

Pemko Pariaman memotret dari udara dengan kamera 360 derajat promosikan pariwisata

Foto Kota Pariaman, Sumbar dari udara menggunakan kamera 360 derajat yang diakses melalui www.pariaman360.com. pada Kamis (5/12). (ANTARA SUMBAR/istimewa)

Pariaman (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman, Sumatera Barat sedang memotret daerah itu serta objek wisata dari udara dengan menggunakan kamera 360 derajat yang dapat dilihat melalui website guna memaksimalkan promosi pariwisata di Kota Tabuik tersebut.

"Dengan menampilkan destinasi wisata berupa visual maka dapat memberikan gambaran kepada wisatawan tentang keindahan Kota Pariaman," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pariaman Hendri di Pariaman, Kamis.

Ia mengatakan dengan menampilkan objek wisata dalam bentuk visual maka dapat memancing minat wisatawan untuk datang ke Kota Pariaman.

Apalagi, lanjutnya foto udara Pariaman dan kondisi objek wisata yang dipotret menggunakan kamera 360 derajat tersebut dapat dilihat melalui website www.pariaman360.com sehingga dapat diakses wisatawan kapanpun dan dimanapun.

"Seluruh objek wisata di Kota Pariaman dan objek lainnya dipotret serta dapat diakses melalui website," katanya.

Adapun objek wisata yang dipotret tersebut yaitu di antaranya Pantai Gandoriah, Pantai Cermin, Pantai Kata, Pulau Angso Duo, dan Pulau Ujuang.

Selain objek wisata pihaknya juga memotret lokasi kota tepi air atau waterfront city yang juga difungsikan sebagai objek wisata di daerah itu serta kantor pemerintahan, pusat oleh-oleh, penginapan, rumah makan, dan rumah sakit.

Ia menyampaikan website tersebut juga dapat menambah variasi konten yang terdapat di website milik Pemerintah Kota Pariaman.

"Website kami sekarang kebanyakan isinya berita dan informasi tentang Kota Pariaman, namun dengan adanya ini maka nanti juga ada video dan foto 360 derajatnya," katanya.

Pemotretan tersebut dilakukan mulai sekitar sepuluh hari yang lalu dan ditargetkan selesai pada puncak peringatan Hari Nusantara yang diselenggarakan di Pariaman pada 14 Desember.

"Jadi Hari Nusantara sudah bisa diluncurkan," ujarnya.

Ia mengatakan sejumlah kota di Indonesia telah memulai menggunakan kamera 360 derajat tersebut yang tujuannya untuk mempromosikan di daerahnya.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar