PDAM minta Rimbo Paraduan perhatikan jaringan pipa saat pengerjaan jalan

id jaringan pipa pdam,pengerjaan jalan nasional,rimbo paraduan,pdam tirta saribu sungai

PDAM minta Rimbo Paraduan perhatikan jaringan pipa saat pengerjaan jalan

Ilustrasi (ANTARA).

Padang Aro (ANTARA) - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Saribu Sungai Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat meminta agar PT Rimbo Paraduan saat mengerjakan jalan Nasional Ruas Surian-Kerinci memerhatikan jaringan pipa agar tidak terputus sehingga menggangu pasokan air ke masyarakat.

"Proyek yang dilaksanakan oleh PT Rimbo Paraduan membuat saluran pipa utama PDAM putus di Sungai Ipuah sehingga pasokan air untuk Kecamatan Sungai Pagu dan Koto Parik Gadang Diateh mati," kata Direktur PDAM Tirta Saribu Sungai Ridwan, di Padang Aro, Selasa.

Jaringan yang putus berasal dari sumber Sungai Manau untuk memenuhi kebutuhan sekitar 900 kepala keluarga.

Akibat putusnya jaringan pipa PDAM, katanya, PT Rimbo Paraduan dinilai berhutang biaya perbaikan sebesar Rp40 juta.

"Kami sudah pernah menagih tanggung jawab PT Rimbo Paraduan tetapi jawannya selalu besok dan sampai sekarang tidak ada niat baik mereka," katanya.

Dia menambahkan, usai bencana banjir di Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh dan Sungai Pagu kebutuhan warga akan air bersih sudah pasti naik tetapi jaringannya justru rusak.

Oleh sebab itu, pihaknya menemui PT Rimbo Paraduan sebagai pelaksana proyek tetapi mereka seperti enggan untuk ganti rugi.

Humas PT Rimbo Paraduan Berry Prima mengatakan, pihaknya tidak memiliki tunggakan ke PDAM.

"Permasalahan itu dihandle langsung oleh Dinas Pekerjaan Umum selaku owner, selanjutnya bapak bisa konfirmasi ke PU," katanya.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar