Kejari Padangpanjang musnahkan narkoba hasil tindak pidana

id kejari padang panjang,pemusnahan narkoba,kasus narkoba padang panjang

Kejari Padangpanjang musnahkan narkoba hasil tindak pidana

Pemusnahan barang bukti narkoba di Kantor Kejari Padangpanjang, Senin (25/11). (ANTARA/Istimewa)

​​​​​​​Padangpanjang (ANTARA) - Kejaksaan Negeri Padangpanjang, Sumatera Barat (Sumbar), memusnahkan barang bukti tindak pidana narkoba berupa ganja dan sabu-sabu dari perkara pidana yang sudah berkekuatan hukum tetap (inkrah).

"Barang bukti yang dimusnahkan adalah sampel barang bukti yang dibawa ke persidangan dan telah berkekuatan hukum tetap pada 2019," kata Kepala Kejaksaan Negeri Padangpanjang Dwi Indrayati didampingi Kepala Seksi Intelijen Ekky Putra Asril, di Padnagpanjang, Senin.

Ia merinci barang bukti yang dimusnahkan tersebut berupa shabu-shabu seberat 86,42 gram, dari 18 tersangka.

Sedangkan jenis ganja seberat 160,71 gram dari tiga orang tersangka.

Pemusnahan ganja dilakukan dengan cara dibakar, sedangkan sabu-sabu diblender.

Acara pemusnahan barang terlarang itu disaksikan langsung oleh pihak kepolisian setempat, pengadilan, Rutan, pemerintah kota, dan lainnya.

Ia mengungkapkan berdasarkan data perkara yang ditangani oleh kejaksaan, kasus penyalahgunaan narkoba adalah yang mendominasi.

"Dalam sebulan ada dua hingga empat perkara yang ditangani, jika dirata-ratakan sekitar lima puluh persennya adalah kasus narkoba," katanya.

Sebagai langkah pencegahan, pihak kejaksan juga menggiatkan sosiliasi ke sekolah melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS).

"Kami mengimbau masyarakat untuk menghindari narkoba, karena hanya akan merugikan diri sendiri dan ada sanksi hukum yang menanti bagi para pelaku," katanya.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar