PLN UIW Sumbar kenalkan motor listrik ramah lingkungan ke masyarakat

id berita Padang, PLN

PLN UIW Sumbar kenalkan motor listrik ramah lingkungan ke masyarakat

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit naik mencoba mengendarai motor listrik merek Viar di halaman kantor PT PLN Rayon Belanti di Jalan Khatib Sulaiman (Antara / Laila).

Padang (ANTARA) - PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Barat mengenalkan motor listrik yang ramah lingkungan ke masyarakat Padang, Sumatera Barat.

General Manager PLN UIW Sumbar Bambang Dwiyanto di Padang, Minggu mengatakan kegiatan pengenalan motor listrik ramah lingkungan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian PLN terhadap masyarakat.

"Yakni bertujuan untuk menjaga lingkungan hidup sekaligus memperkenalkan perubahan gaya hidup berlistrik kepada masyarakat luas," ujar dia.

Selain itu ia juga mengajak masyarakat Sumatera Barat untuk bersama-sama peduli ke lingkungan sekitar dimulai dengan mengurangi emisi gas buang kendaraan yang biasa dipakai.

Ia juga berharap masyarakat beralih ke kendaraan listrik, selain lebih ramah lingkungan, juga lebih praktis karena tidak perlu mengantri jika terjadi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM).

Ia juga mengatakan titik pengisian baterai motor listrik sudah ada di Sumbar yakni sekitar 180 titik, seperti di Padang sekitar 80 titik dan lainnya di luar Kota Padang.

"Tempat pengisian untuk sekitar Padang yakni di daerah UNP, Permindo, Cimpago, di PLN dan tempat, selain itu juga bisa dicas sendiri di rumah," ujar dia.

Kendaraan listrik tersebut juga dikendarai oleh wakil gubernur Sumbar dan beberapa petinggi lainnya mengelilingi kota Padang dengan jarak tempuh 15 kilometer melewati Jalan Sudirman, Jalan Bagindo Azis Khan dan kembali ke halaman kantor PT PLN Rayon Belanti di Jalan Khatib Sulaiman.

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit juga mengapresiasi suatu karya anak bangsa yang telah membuat produk unggulan berupa motor listrik.

Ia berharap Masyarakat Indonesia khususnya di Sumbar untuk memakai produk tersebut karena lebih irit, ramah lingkungan, tidak memakai oli dan BBM, selain itu lebih efisien dari segi biaya.

Ia juga meminta PLN supaya menyediakan penambahan tempat-tempat pengisian cas baterai motor listrik, sehingga masyarakat yang keluar kota bisa berhenti di beberapa tempat.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya masyarakat Kota Padang ke depannya untuk memprioritaskan motor listrik.

"Karena berdasarkan peraturan pemerintah untuk mendorong memakai produk dalam negeri, selain itu selaku pemerintah akan memberikan contoh utama bagi masyarakat untuk memakai produk tersebut," kata dia menjelaskan.

Ia meminta jajaran Pemerintah Daerah dan Pemerintah Provinsi Sumbar untuk mengutamakan memakai motor listrik.

Procurement Manager PT Gesits Teknologies Indo Muhammad Natsir mengatakan kelebihan motor listrik dari motor lainnya yakni motor listrik lebih hemat biaya.

"Hanya menggunakan biaya sekitar Rp3 ribu, jarak tempuh motor listrik mencapai 40 sampai 50 kilometer yakni cukup dicas selama tiga jam dari nol hingga 100 persen pengisian," kata dia menerangkan.

Ia juga menambahkan setiap kali berjalan dari jarak 40 sampai 50 kilometer bisa hemat biaya sekitar Rp4 ribu.

"Motor listrik terdiri dari dua merek yakni merek Viar dan Gesits, jika masyarakat hendak membeli motor Viar terdapat di Jalan Imam Bonjol nomor 27 C, Padang, Sumatera Barat sedangkan motor Gesit bisa dipesan secara daring," kata dia menjelaskan.

Selain itu, ia juga mengatakan motor listrik mulai dari harga Rp18 juta hingga Rp25 juta, sesuai jenis motornya.
Pewarta :
Editor: Mario Sofia Nasution
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar