Ll Dikti Wilayah X sarankan penggabungan sejumlah perguruan tinggi swasta

id Berita Padang, LL DIKTI wilayah X,Penggabungan PT Swasta,syarat penggabungan perguruan tinggi

Ll Dikti Wilayah X sarankan penggabungan sejumlah perguruan tinggi swasta

Kepala LL Dikti Wilayah X Prof Herri

Padang (ANTARA) - Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah X menyarankan beberapa perguruan tinggi swasta (PTS) yang memiliki kesamaan seperti visi dan misi di wilayah tersebut agar mengajukan surat keputusan (SK) penggabungan perguruan tinggi.

Kepala LL Dikti Wilayah X Prof Herri saat dihubungi dari Padang, Rabu mengatakan penggabungan perguruan tinggi bertujuan untuk melahirkan perguruan tinggi yang lebih kuat dan berkualitas.

"Selain itu juga bertujuan untuk memperkecil jumlah PT supaya kualitasnya besar, karena lebih baik jumlah PT sedikit tapi kualitasnya besar," ujar dia.

Selain memiliki kesamaan visi dan misi, perguruan tinggi yang memiliki kesamaan yayasan juga bisa digabungkan.

Ia juga mengatakan penggabungan perguruan tinggi tersebut merupakan salah satu program pemerintah.

"Pada 2019 ini pemerintah menargetkan penurunan jumlah perguruan tinggi dari 4.700 menjadi 1000 perguruan tinggi melalui proses penerbitan SK penggabungan perguruan tinggi," kata dia menerangkan.

Menurutnya karena saat ini begitu banyaknya jumlah perguruan tinggi dan berpotensi untuk digabungkan.

"Selain itu, juga untuk mengurangi biaya operasional perguruan tinggi, karena biaya operasional yang dikeluarkan cukup besar, sehingga lebih baik digabungkan dan lebih efisien," katanya menjelaskan.

Ia juga mengatakan saat ini sudah banyak perguruan tinggi yang memperoleh SK penggabungan perguruan tinggi seperti penyerahan SK perubahan bentuk kepada Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Fort de Kock di Bukittinggi yang berubah bentuk menjadi Universitas Fort de Kock.

"Seperti Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) dan Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Pelita Indonesia, juga telah bergabung menjadi Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia di Pekanbaru, Riau," katanya menerangkan.

Ia berharap ke depannya beberapa PT lainnya yang belum mengajukan SK penggabungan PT supaya segera digabungkan untuk memperkuat perguruan tinggi.

"Saat ini jumlah PT yang sudah bergabung sekitar 10 hingga 15 PT," ujar dia.

Ia juga mengatakan untuk pengurusan SK penggabungan diserahkan ke Kemendikbud.

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar