Saham-saham Wall Street naik di tengah pengamatan perdagangan dan data konsumen

id Wall Street,indeks S&P,indeks Dow,indeks Nasdaq

Saham-saham Wall Street naik di tengah pengamatan perdagangan dan data konsumen

Tanda Wall Street di New York City dengan bendera Amerika dan Bursa Efek New York di latar belakang. (ANTARA/Shutterstock/pri (shutterstock)

New York (ANTARA) - Saham-saham di Wall Street lebih tinggi pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), menutup minggu ini dengan catatan positif, karena investor terus mengukur perkembangan skenario perdagangan Amerika Serikat-China, dan pasar juga didukung oleh data sentimen konsumen terbaru.

Tiga indeks saham utama AS membukukan rekor penutupan tertinggi dan S&P 500 mencatat kenaikan minggu kelima berturut-turut karena investor menepis kekhawatiran atas kemajuan pembicaraan perdagangan AS-China dan ketika saham Walt Disney naik.

Keraguan tentang kemajuan perdagangan muncul kembali pada Jumat pagi (8/11/2019) ketika Presiden Donald Trump, dalam pernyataannya kepada wartawan di Gedung Putih, mengatakan dia belum setuju untuk penurunan tarif AS yang diminta oleh China.

Padahalsehari sebelumnya, Kamis (7/11/2019), para pejabat dari kedua negara mengatakan bahwa Amerika Serikat dan China telah menyetujui kesepakatan semacam itu.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 6,44 poin atau 0,02 persen, menjadi ditutup di 27.681,24 poin. Indeks S&P 500 bertambah 7,90 poin atau 0,26 persen, menjadi berakhir di 3.093,08 poin. Indeks Komposit Nasdaq meningkat 40,80 poin atau 0,48 persen, menjadi ditutup pada 8.475,31 poin.

Lebih dari setengah dari 30 saham-saham unggulan atau blue-chips di Dow diperdagangkan lebih tinggi di sekitar penutupan pasar.

Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 utama diperdagangkan lebih tinggi di sekitar bel penutupan, dengan sektor perawatan kesehatan naik 0,8 persen, memimpin keuntungan sektoral.

Saham Walt Disney terangkat 3,76 persen, setelah raksasa hiburan itu melaporkan laba kuartal ketiga yang melampaui estimasi pasar.

Musim pendapatan perusahaan yang kuat saat ini juga mendukung Wall Street. Sejauh ini, dari 425 perusahaan S&P 500 yang telah melaporkan laba kuartalan, 74 persen telah melampaui perkiraan analis, CNBC mengutip FactSet mengatakan.

Di sisi ekonomi, angka awal sentimen konsumen pada November meningkat menjadi 95,7 dari 95,5 pada Oktober, mengalahkan perkiraan pasar, meskipun prospek konsumen sedikit kurang menguntungkan untuk keuangan pribadi mereka, menurut sebuah survei konsumen oleh University of Michigan yang dirilis pada Jumat (8/11/2019).

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar