Pohon Pinago asal Pariaman jadi kebanggaan, BNPB rekomendasikan untuk atasi abrasi pantai (video)

id BNPB,Pohon Pinago,Doni Manardo,abrasi pantai,pariaman terkini,berita bencana

Pohon Pinago asal Pariaman jadi kebanggaan, BNPB rekomendasikan untuk atasi abrasi pantai (video)

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo (kanan) sedang berbincang dengan warga Kota Pariaman, Sumbar yang di belakang rumahnya tumbuh pohon pinago usai puluhan tahun, di Pariaman, Kamis. (Antara Sumbar/Aadiaat M. S.)

Pariaman (ANTARA) - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo merekomendasikan pohon Pinago asal Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) sebagai salah satu tanaman untuk mengatasi abrasi pantai.

"Selain cemara udang, waru, ketapang ternyata ada jenis tumbuhan lainnya yang bisa menahan ombak untuk mengurangi dampak abrasi," kata dia saat meninjau pohon Pinago usia puluhan tahun serta abrasi di pantai Pariaman, Kamis.

Ia mengatakan pohon tersebut memiliki akar yang besar dan menyebar sehingga dapat menahan pantai dari abrasi.

Ia menyampaikan pihaknya beserta Pemerintah Kota Pariaman akan mengumpulkan biji Pinago untuk dibudidayakan guna dibagikan ke wilayah Sumbar serta ke seluruh Indonesia yang karakteristik ombaknya sama dengan daerah itu.

Untuk mengumpulkan biji tersebut, lanjutnya pihaknya akan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, organisasi peduli lingkungan, serta masyarakat.

"Kami akan mengganti biaya lelah warga yang telah mengumpulkan biji ini," katanya.

Ia mengatakan pihaknya saat ini lebih menekankan penggunaan tanaman guna mengatasi abrasi pantai untuk jangka panjang. Hal tersebut karena penggunaan batu grip hanya bisa menahan abrasi untuk jangka pendek.

"Lihat saja sepanjang pantai Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman yang tidak mengalami abrasi, di sana banyak tanaman yang tumbuh dan dapat menahan abrasi" ujarnya.

Sedangkan daerah yang tidak ditanami tanaman, lanjutnya mengalami abrasi padahal sudah dipasang batu grip.

Ia meminta warga yang tinggal di pesisir pantai agar merawat pohon di daerahnya masing-masing guna meminimalisir terjadinya abrasi.

"Jika penanganan abrasi diserahkan kepada pemerintah untuk membangun benteng-benteng alam atau batu grip maka berapa pun dananya tidak akan cukup," ujar dia. (*)

Pohon Pinago



Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar