Operasi Zebra 2019, pelanggaran lalu lintas di Agam meningkat

id Operasi Zebra 2019,Polres Agam,jumlah pelanggaran operasi zebra

Operasi Zebra 2019, pelanggaran lalu lintas di Agam meningkat

Kasat Sat Lantas Polres Agam Iptu Dedi Antonis sedang memeriksa sepeda motor yang diamankan di Mapolres setempat. (Dok Humas Polres Agam)

​​​​​​​Lubukbasung, (ANTARA) - Kepolisian Resor Agam, Sumatera Barat, menerbitkan 707 surat bukti pelanggaran (tilang) kendaraan yang melanggar aturan lalu lintas selama Operasi Zebra Singgalang dilaksanakan dari 23 Oktober sampai 5 November 2019.

Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan melalui Kasat Lantas Polres Agam Iptu Dedi Antonis di Lubukbasung, Rabu, mengatakan 707 tilang itu berupa STNK 424 lembar, SIM 223 lembar dan kendaraan bermotor 60 unit.

"Kendaraan ini akan kita serahkan setelah sidang di Pengadilan Negeri Lubukbasung selesai dilakukan," katanya.

Ia mengatakan 707 lembar tilang itu akibat pengendara tidak melengkapi surat-surat kendaraan, melawan arus, berboncengan lebih dari satu dan lainnya.

Anggota juga menegur 200 pengendara roda dua, roda empat dan roda enam.

"Kita berharap dengan pelaksanaan Operasi Zebra bisa memberikan kesadaran pada pengendara agar tertib berlalu lintas," katanya.

Ia mengakui jumlah tilang yang dikeluarkan pada Operasi Zebra Singgalang 2019 meningkat 30 persen dibandingkan operasi 2018, karena pada 2018 hanya mengeluarkan 544 tilang.

Kasus kecelakaan selana Operasi Zebra Singgalang 2019 sebanyak tujuh kasus, satu orang meninggal dunia dan 10 orang luka ringan.

Sementara 2018 sebanyak lim kasus, satu meninggal dunia dan tujuh orang luka ringan.

"Kasus kecelakaan pada 2019 turun 29 persen dibandingkan tahun lalu," katanya.

Kepada pengendara, Dwi mengimbau agar tetap memperhatikan dan melengkapi kelengkapan dalam berkendara. Sebab dapat merugikan diri sendiri dan pengendara lain.

"Kepada seluruh pengendara untuk tetap memperhatikan kelengkapan berkendara. Termasuk peran orang tua untuk tidak memberikan kendaraan pada anaknya yang masih dibawah umur," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar