Bawaslu Padang Pariaman tingkatkan pengawasan Pilkada melalui sarana budaya

id Tds

Bawaslu Padang Pariaman tingkatkan pengawasan Pilkada melalui sarana budaya

Sejumlah pemuda dari sanggar seni Umbuik Mudo menampilkan kesenian randai pada kegiatan Sosialisasi Program Pengembangan Pengawasan Partisipatif Melalui Sarana Kebudayaan yang dilaksanakan oleh Bawaslu Padang Pariaman, Sumbar, di Lubuk Alung, Minggu. (ANTARA/Aadiaat MS)

Pariaman (ANTARA) - Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) meningkatkan partisipasi masyarakat untuk mengawasi pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 melalui sarana budaya.

"Bawaslu ditugaskan agar Pemilihan Umum dapat berjalan baik serta jujur, dan adil," kata Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan antar Lembaga Bawaslu Sumbar Vifner saat menjadi pemateri pada Sosialisasi Program Pengembangan Pengawasan Partisipatif Melalui Sarana Kebudayaan di Lubuk Alung,Padang Pariaman, Minggu.

Ia mengatakan untuk menjalankan tugas tersebut diperlukan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat untuk mengawasi pelaksanaannya.

Dengan adanya partisipasi tersebut,lanjutnya maka masyarakat tidak saja datang ke tempat pemungutan suara dan memilih namun juga mengawasi proses pemilihan.

"Jadi pengawasan itu mulai dari tahapan pencalonan hingga penyelesaian jika terjadi sengketa," katanya.

Ia menyebutkan adapun kebudayaan yang dapat digunakan untuk menyampaikan sosialisasi partisipasi pengawasan tersebut yaitu di antaranya indang,badikie dan randai.

Pihaknya menyampaikan dengan kegiatan kesenian tersebut maka akan menarik masyarakat untuk datang menyaksikannya.

Menurutnya peningkatan partisipasi masyarakat untuk mengawasi pemilihan juga dapat dilakukan dengan memanfaatkan kegiatan yang dilaksanakan oleh sejumlah pihak.

"Contohnya saja kegiatan dinas pertanian yang mengumpulkan petani, kan bisa dimanfaatkan untuk sosialisasi tanpa mengeluarkan biaya," tambahnya.

Ketua Bawaslu Padang Pariaman Anton Ishaq mengatakan berdasarkan penyelenggaraan Pemilu 2019peran dari elemen masyarakat telah membantu pihaknya untuk mengawasi pesta demokrasi.

"Untuk Pilkada 2020 nanti juga dibutuhkan partisipasi dari masyarakat," kata dia.

Pihaknya menyampaikan Bawaslu Padang Pariaman ke depan akan mengurangi kegiatan dalam ruang dan meningkatkan kegiatan luar ruang.

Kegiatan di luar ruang tersebutmenghadirkan kesenian guna memancing warga datang dan saat itu dimanfaatkan Bawaslu Padang Pariaman untuk sosialisasi pengewasan Pilkada.*

Pewarta :
Editor: Miko Elfisha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar